BalikpapanKaltimPariwisata

“Bukit Kebo” Objek Wisata Baru Balikpapan

Bukit Kebo akan dikelola menjadi salah satu objek wisata baru di Balikpapan

Reporter : Taufik Hidayat | Editor : Faisal

Balikpapan kembali mengenalkan Destinasi wisata baru yang sering dinamakan Bukit Kebo dengan nuansa alam nya belakangan ini ramai dikunjungi dan viral pada lini media sosial masyarakat Kota Balikpapan.

Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan menyambut baik viralnya Bukit Kebo atau peternakan kerbau yang dijadikan warga Balikpapan sebagai tempat persinggahan di alam terbuka. Jumat, 10/09/2021.

Terletak di Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara berpotensi sebagai destinasi wisata baru yang banyak dikunjungi wisatawan lokal. Karena fenomena pemandangan indah nan mempesona.

Pemerintah Kota Balikpapan pun, berencana akan memaksimalkan penerimaan Pendapatan Asli Deerah (PAD) dari sektor pariwisata yang dikelola oleh swasta. Kepala Disporapar Kota Balikpapan, Dortje Marpaung mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan kordinasi dengan pihak pengelola wisata bukit kebo. Merencanakan sharing terkait pajak daerah dari tiket masuk yang akan dikenakan oleh pihak pengelola bukit kebo.

Pemerintah daerah juga tidak memiliki wewenang untuk menarik retribusi dari objek wisata yang dikelola oleh swasta.

“Kita tidak mengenakan retribusi karena itu bukan fasilitas kita, karena aset swasta kita tidak boleh. Kita hanya dari share tiket bisa untuk pajak atau apa yang sesuai dengan aturan. Kita sudah mengkoordinasikan hal ini dengan pihak pengelola,” ujar Dortje.

Lanjutnya, dukungan dan arahan rencana bukit kebo menjadi destinasi wisata baru di Balikpapan berawal dari Wali Kota Balikpapan. Arahan untuk melakukan sejumlah pembenahan di antaranya dengan melakukan peningkatan akses jalan sekitaran wilayah tersebut, sehingga dapat dimaksimalkannya sebagai salah satu destinasi wisata yang akan menyumbangkan PAD.

“Kita sudah melakukan peninjauan ke lapangan, karena owner-nya itu swasta kita hanya mengarahkan saja kalau itu mau ditingkatkan menjadi destinasi wisata. Untuk mengenakan tiket itu harus mengacu pada aturan-aturan, karena tidak sembarang,” paparnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button