AdvDPRD PPU

Ketua DPRD : SDM PPU Harus Siap Bersaing

Penulis : Teguh | Editor : Faisal

Timur Media, Penajam – Dalam menyambut pemindahan Ibu Kota Negara Baru dari Jakarta Ke Kalimantan Timur (Kaltim), Sumber Daya Manusia (SDM) terutama yang diusia kerja atau produktif di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) harus mampu bersaing dalam dunia kerja.

Sehingga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Jon Kenedi pun mengatakan, semua pihak perlu mendukung program pengembangan SDM.

“Kami akan dorong dan dukung program perbaikan mutu dan pengembangan masyarakat agar mampu bersaing dalam dunia kerja,” ungkap Jon Kenedy, Kamis (20/08/2020).

Ditambahkannya, hal ini peningkatan atau pengembangan SDM menjadi penting untuk menghadapi persaingan dunia kerja yang terbuka, sehingga setelah menjadi ibu kota, warga Kabupaten Penajam Paser Utara tidak menjadi pengangguran karena kalah bersaing.

“Dengan ditetapkannya Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai wilayah ibu kota negara Indonesia yang baru, tentunya persaingan dunia kerja menjadi terbuka, sehingga peningkatan SDM lokal sangat penting agar dapat bersaing di dunia kerja,” ucap Jon Kenedi.

Peningkatan keterampilan atau keahlian tersebut agar nantinya masyarakat memiliki kesiapan secara mental dan daya saing setelah pembangunan infrastruktur ibu kota negara rampung.

“Jadi sangat perlu mengembangkan kemampuan atau keahlian warga Kabupaten Penajam Paser Utara, agar tidak kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah,” jelas Jon Kenedi.

Untuk program peningkatan SDM bagi masyarakat setempat menurut Jon Kenedi, di Kabupaten Penajam Paser Utara seharusnya sudah dibangun Balai Latihan Kerja (BLK).

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau lembaga Legislatif Kabupaten PPU mendukung apabila pemerintah kabupaten membangun BLK di daerah setempat dengan kategori keahlian sesuai kebutuhan.

“Dengan adanya BLK, pemerintah kabupaten dapat mempersiapkan SDM yang memiliki daya saing, jangan sampai sudah jadi ibu kota masyarakat belum siap bersaing,” pungkasnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button