AdvPenajam Paser Utara

DPRD PPU Minta Perusda Beri Kontribusi PAD

Reporter : Teguh | Editor : Faisal

TimurMedia, Penajam – Perusahaan Daerah atau Perusda Benuo Taka milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, diminta memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah ( PAD ) kabupaten setempat.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Hartono Basuki , mengatakan dibentuknya Perusda Benuo Taka bertujuan agar dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah kabupaten. Salah satu contohnya dengan menyumbangkan PAD, namun ia menilai, kinerja Perusda Benuo Taka saat ini belum maksimal.

“Perusda Benuo Taka harus mampu mengelola bidang minyak dan gas bumi, serta berekspansi atau memperluas usaha agar dapat menambah pemasukan untuk PAD,” ujar Hartono Basuki.

Sehingga Perusda Benuo Taka, lanjut Hartono, dapat menjadi penyumbang pendapatan daerah bagi Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Perusda Benuo Taka juga dapat mengelola hak daerah atas kepemilikan saham (participating interest/PI) 10 persen Chevron Indonesie Company yang masa kontrak kerjanya telah berakhir.

Namun peralihan hak daerah atas kepemilikan saham dari Chevron Indonesie Company Terminal Lawe-Lawe di Kecamatan Penajam tersebut belum ditindaklanjuti.

“Sudah sekitar satu tahun PI 10 persen belum berjalan, sehingga belum ada pendapatan daerah dari hak atas kepemilikan saham itu. Harusnya pengelolaan PI 10 persen sudah berjalan,” ucap Hartono Basuki.

Lembaganya legislatif menurut Hartono Basuki, akan menyetujui penyertaan modal untuk Perusda Benuo Taka, selama berpotensi untuk peningkatan PAD dan manajemen Perusda Benuo Taka harus profesional.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara berharap Perusda Benuo Taka mampu menjadi salah satu sumber pendapatan pemerintah kabupaten setempat

“Perusda Benuo Taka juga bisa membentuk anak perusahaan dengan aneka usaha sebagai upaya meningkatkan PAD,” pungka politikus Partai Demokrasi Indonesia atau PDI Perjuangan tersebut.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button