Zainal Arifin Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Majukan Tambak dan Pesisir PPU

Timur Media, Penajam – Kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dinilai sebagai kunci utama dalam mempercepat pembangunan di sektor tambak dan wilayah pesisir Penajam Paser Utara (PPU). Hal ini diungkapkan oleh anggota Komisi II DPRD PPU, Zainal Arifin, yang menegaskan pentingnya komunikasi lintas pihak agar program yang menyasar petani tambak berjalan optimal.
Zainal mengatakan, DPRD memiliki fungsi strategis dalam mendorong dan mengawasi kebijakan, namun pelaksanaan tetap berada di tangan eksekutif. Oleh sebab itu, menurutnya, hubungan kerja yang sinergis antara kedua lembaga harus terus diperkuat.
“Eksekusi tetap ada di pihak pemerintah. Tugas kami adalah mendorong, mengawasi, dan mengawal agar program-program ini benar-benar berjalan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Zainal.
Dalam beberapa tahun terakhir, petani tambak menghadapi berbagai tantangan, mulai dari abrasi, kerusakan pintu air, hingga terbatasnya akses terhadap bantuan. DPRD, melalui peran penganggaran dan pengawasan, disebut terus memperjuangkan aspirasi para petani.
Zainal juga mengapresiasi dukungan anggota DPR RI terhadap perjuangan daerah. Ia menyebut bahwa aspirasi masyarakat PPU kerap disuarakan dalam forum nasional, terutama dalam hal pemulihan kawasan pesisir yang kini menjadi perhatian bersama.
“Alhamdulillah, sinergi dengan pusat mulai membuahkan hasil. Sekarang tinggal bagaimana kita perkuat koordinasi lintas OPD agar pelaksanaannya bisa efektif,” tambahnya.
Zainal mengungkapkan bahwa beberapa program kolaboratif sedang dirancang, termasuk pemanfaatan tanggul tambak untuk pertanian hortikultura serta rehabilitasi tambak rusak. Ia berharap komunikasi intensif antara DPRD dan pemerintah kabupaten dapat mempercepat proses realisasi.
“Kami akan terus mengawal agar suara rakyat tidak berhenti di meja rapat. Kami ingin ada dampak nyata bagi kehidupan petani tambak dan masyarakat pesisir,” pungkas Zainal. (ADV)