Waris Muin Ingin Wisata Pesisir Harus Jadi Sumber Pendapatan Baru Masyarakat

Timur Media, Penajam – Upaya menguatkan ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendapat dorongan baru setelah Pemerintah Daerah menyerahkan hibah aset berupa satu unit Kapal Wisata dan tiga unit ATV kepada dua kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Kapal Wisata diberikan kepada Pokdarwis Sinar Bahari di Kelurahan Tanjung Tengah melalui APBD Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025, sementara tiga unit ATV diserahkan kepada Pokdarwis Tanjung Jumlai melalui APBD Kabupaten PPU. Dukungan ini diharapkan membuka aktivitas wisata baru yang mampu menggerakkan ekonomi lokal secara lebih luas.

Wakil Bupati PPU, Waris Muin dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan ekonomi masyarakat tidak hanya bisa mengandalkan sektor konvensional, tetapi harus melibatkan potensi wisata pesisir yang dimiliki PPU. Menurutnya, sektor wisata adalah pintu masuk baru untuk menghadirkan peluang usaha berbasis komunitas.

“Pokdarwis berada di garis terdepan dalam memastikan potensi wisata kita dapat berkembang secara kreatif, berkelanjutan, dan memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat setempat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kapal wisata dan ATV bukan sekadar sarana rekreasi, tetapi instrumen penting untuk meningkatkan daya tarik wisata yang pada gilirannya membuka lapangan kerja baru. Mulai dari jasa pemandu, penyewaan alat wisata, penjualan kuliner, hingga pengembangan paket wisata terpadu yang dikelola warga.

Menurut Waris Muin, pemberdayaan Pokdarwis adalah strategi jangka panjang pemerintah dalam mendorong masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan wisata. Karena itu, pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan, pelatihan, serta penguatan sarana prasarana agar pengelolaan destinasi semakin profesional.

“Hibah ini menjadi peluang besar bagi masyarakat pesisir untuk meningkatkan pendapatan. Namun, peluang hanya akan menjadi hasil jika dikelola secara bertanggung jawab, tertib, dan berorientasi pada pelayanan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas pihak. Pemerintah kelurahan, komunitas lokal, pelaku usaha, dan masyarakat perlu berjalan bersama agar perkembangan wisata tidak hanya berhenti pada penyerahan aset. Dengan kolaborasi, kata Waris, kawasan pesisir PPU dapat tumbuh sebagai destinasi yang kompetitif dan berdaya saing.

Waris Muin berharap Pokdarwis Tanjung Jumlai dan Sinar Bahari mampu menjadi contoh praktik baik pengelolaan wisata berbasis masyarakat. Ia menilai kedua Pokdarwis tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi pionir wisata pesisir yang ramah lingkungan dan berbasis pemberdayaan ekonomi warga.

“Seluruh pihak untuk terus berkolaborasi, sehingga pariwisata PPU dapat tumbuh lebih mandiri, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. (ADV/No)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page