Warga di Pedalaman PPU Masih Pakai Genset

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Persoalan keterbatasan listrik di wilayah pedalaman PPU kembali menjadi perhatian serius. Kondisi masyarakat yang hingga kini masih mengandalkan mesin genset untuk memenuhi kebutuhan penerangan dinilai memprihatinkan.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud mengungkapkan hal tersebut setelah melakukan kunjungan reses di Desa Air Mati. Ia mendapati warga hanya bisa menikmati listrik dalam jangka waktu tertentu karena pasokan genset yang terbatas.
“Waktu saya turun reses, kebetulan lampu padam. Kepala desa menyampaikan bahwa listrik di sana masih menggunakan mesin dengan jadwal operasional tertentu,” kata Syahariah pada Sabtu (6/9/2025).
Baca Juga:Polda Kaltim Instruksikan Seluruh Polres Bantu Cari dan Tangkap Tahanan Samarinda yang Kabur
“Kalau ada acara pada malam hari, warga terpaksa iuran tambahan untuk membeli solar agar lampu tetap menyala sampai dini hari,” jelasnya lagi.
Kondisi tersebut sudah tidak layak terjadi di era sekarang, terlebih Kaltim dikenal sebagai daerah dengan sumber daya melimpah dan anggaran pembangunan yang besar.
“Masa di zaman seperti sekarang masih ada kampung yang gelap gulita. Padahal daerah kita ini kaya. Pemerintah seharusnya bergerak cepat untuk memastikan listrik bisa masuk ke wilayah pedalaman,” tegasnya.
Syahariah mendesak agar pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten memberikan perhatian serius. Listrik bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami tidak bisa terus membiarkan mereka hidup dalam keterbatasan. Listrik adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi demi menunjang kualitas hidup warga,” pungkasnya. (tm/adv)