Wakil Kaltim di PPAN Tak Asal Tunjuk

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Pemuda Kaltim yang lolos seleksi program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN), ternyata tak sembarang. Mereka harus melewati serangkaian tes yang cukup berat. Hal ini disebut berbeda dengan kebanyakan daerah lain di Indonesia yang mengirim delegasinya di PPAN tanpa seleksi.
“Kami benar-benar melakukan seleksi, tidak main tunjuk. Pemuda yang kami kirim punya TOEFL yang bagus,” kata Rusmuliadi, Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim.
Tahun ini, ada 3 pemuda dari Benua Etam yang menjadi delegasi di 3 negara. Diantaranya Singapura, Jepang dan Australia. Sementara 3 pemuda yang lolos seleksi tersebut berasal dari Samarinda 2 orang dan Kukar 1 orang. “Mereka berangkat Oktober. Mereka akan naik kapal melalui Jakarta dan akan singgah lebih dulu ke sejumlah negara,” ucapnya.
Menurutnya, program PPAN ini tak hanya diikuti para pemuda di Indonesia. Tetapi juga se-Asia Pasifik. Kaltim sendiri cukup beruntung karena memiliki kuota lebih besar dibanding provinsi lain.
Baginya, penambahan kuota peserta PPAN untuk Kaltim tak lepas dari kualitas seleksi yang dilakukan. Rusmuliadi menyebut, Kaltim sangat dipercaya Kemenpora lantaran prosesnya bagus. “Di program PPAN ini Kaltim dipercaya mengirimkan 3 pemuda. Ada daerah yang cuma 1 perwakilannya,” tutuo Rusmuliadi. (nu/adv)