Wabup Waris Dorong Desa Jalin Kemitraan Strategis dengan Swasta untuk Percepatan Pembangunan

Timur Media, Penajam – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, menegaskan pentingnya membangun kolaborasi strategis antara pemerintah desa dengan sektor swasta dan institusi pendidikan sebagai langkah mempercepat pembangunan desa yang berkelanjutan. Ia menilai bahwa desa memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sehingga memerlukan dukungan lintas sektor.

Dalam sambutannya, Waris menjelaskan bahwa desa bukan sekadar unit administratif, tetapi sebuah ekosistem yang menyatu dengan kehidupan masyarakat. Untuk itu, desa harus membuka diri terhadap inovasi dan kerja sama yang mampu memberikan nilai tambah dalam pengembangan lokal.

Menurutnya, kemitraan yang dibangun melalui penandatanganan MoU harus menghasilkan dampak nyata. Ia mengingatkan bahwa kerja sama bukan hanya ditandatangani di atas kertas, tetapi wajib diwujudkan dalam bentuk kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial saja, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program nyata di lapangan,” tegas Waris.

Ia menargetkan bahwa dalam satu hingga dua tahun mendatang, hasil dari kolaborasi desa dengan pihak ketiga sudah dapat dirasakan masyarakat. Menurut Waris, kesejahteraan warga adalah indikator utama keberhasilan seluruh program pembangunan desa.

Selain menyoroti peran desa, Waris juga menegaskan tugas pemerintah daerah melalui OPD terkait untuk memberikan pendampingan intensif. Ia menyebut Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Dinas Perindagkop PPU sebagai garda terdepan dalam memastikan kualitas proses pemberdayaan berjalan optimal.

“Kepala desa harus mampu berinovasi untuk membangun desa masing-masing,” tambahnya.

Waris berharap keberadaan kemitraan dapat menciptakan alur pembangunan yang lebih sistematis, mulai dari penguatan kapasitas sumber daya manusia hingga pembukaan peluang usaha baru. Ia yakin keterlibatan sektor swasta dan akademisi mampu memberikan dukungan teknologi dan pengetahuan yang selama ini belum dimiliki desa.

“Semoga apa yang telah kita sepakati bersama ini bisa membangun perubahan baru,” pungkasnya. (ADV/No)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page