UMKM Harus Jadi Pilar Utama Ekonomi PPU

Timur Media, Penajam – Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Raup Muin menegaskan bahwa usaha mikro kecil menengah (UMKM) harus dijadikan pilar utama perekonomian lokal. Menurutnya, sektor ini terbukti tangguh dan mampu bertahan di masa sulit, termasuk ketika pandemi melanda.
Raup Muin menyebutkan bahwa meskipun UMKM memiliki potensi besar, banyak di antaranya masih bergelut dengan cara-cara produksi tradisional. Mereka pun kesulitan meningkatkan skala usaha karena keterbatasan modal.
“Banyak yang masih mengandalkan peralatan seadanya. Kalau mau produksi besar, jelas perlu teknologi dan modal yang memadai,” ujarnya.
Raup Muin menilai pemerintah kabupaten tidak boleh hanya fokus pada program infrastruktur fisik, tetapi juga harus memberikan perhatian penuh pada penguatan sektor riil, terutama UMKM. Ia mencontohkan bagaimana beberapa daerah berhasil memajukan UMKM dengan memberikan insentif dan pendampingan teknologi.
Ia juga menyoroti pentingnya inovasi dalam produk UMKM. Menurutnya, pelaku usaha harus berani berinovasi agar produknya tidak kalah saing di pasaran. Untuk itu, pemerintah daerah perlu membuka akses pelatihan dan riset bagi pelaku UMKM.
“Kalau produknya stagnan, susah bersaing. Harus ada inovasi. Pemerintah harus memfasilitasi ini,” katanya.
Selain itu, pemasaran digital menjadi fokus Raup Muin. Ia menilai digitalisasi UMKM dapat memperluas jangkauan pasar hingga ke luar daerah, bahkan ke pasar internasional. Hal ini membutuhkan pelatihan dan bimbingan teknis yang berkesinambungan.
Raup Muin juga berharap bank daerah, seperti Bank Kaltimtara, dapat memberikan kemudahan kredit modal kerja dengan bunga rendah, sehingga UMKM tidak terbebani biaya tinggi. Sinergi lintas sektor perlu diperkuat agar penguatan UMKM berjalan optimal. Ia menegaskan, DPRD PPU akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada pelaku UMKM.
“Kalau UMKM sejahtera, masyarakat akan merasakan dampaknya langsung. Ekonomi kita akan semakin mandiri,” pungkasnya.(ADV)