Tutup Piala Kemerdekaan Cup 2026, Wabup PPU Dorong Turnamen Makin Meriah

Timur Media, Penajam – Turnamen sepak bola Piala Kemerdekaan Cup 2026 resmi berakhir setelah berlangsung lebih dari satu bulan. Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, menutup turnamen yang diikuti 21 tim dari berbagai wilayah di PPU tersebut di Lapangan Sepak Bola Penajam, Sabtu (3/10/2026).

Penutupan turnamen turut dihadiri sejumlah anggota DPRD PPU, pengurus dan keluarga besar Penajam Putra, panitia pelaksana, serta masyarakat yang memadati lapangan untuk menyaksikan laga final.

Pada pertandingan puncak, Mitral LPJ berhasil menjadi juara pertama setelah mengalahkan Lima Putra Jaya yang harus puas sebagai runner-up. Sementara posisi juara ketiga diraih bersama oleh Danantara Polres dan Manik Jaya Jenebora.

Abdul Waris mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Piala Kemerdekaan Cup 2026. Menurutnya, kelancaran turnamen tidak terlepas dari kerja panitia, peserta, perangkat pertandingan, masyarakat, serta dukungan berbagai pihak.

Ia menilai kompetisi sepak bola tidak semata-mata menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, turnamen dapat menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.

“Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika kita mampu bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, mematuhi peraturan serta menjaga persaudaraan meskipun berada dalam persaingan,” ujar Abdul Waris.

Ia berharap nilai sportivitas yang telah dibangun selama turnamen dapat terus diterapkan di luar lapangan. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi salah satu hal penting yang perlu dijaga setelah kompetisi berakhir.

Abdul Waris juga mendorong agar Piala Kemerdekaan Cup dapat dikembangkan dan digelar lebih meriah pada tahun berikutnya. Ia berharap jumlah peserta dapat bertambah serta dukungan dari berbagai pihak semakin luas.

Menurutnya, turnamen sepak bola di tingkat daerah memiliki manfaat yang lebih besar apabila dikelola secara berkelanjutan. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan tersebut dapat membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat sekaligus membentuk karakter melalui disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan sportivitas.

“Harapan kita ke depan turnamen seperti ini bisa terus dilaksanakan, pesertanya semakin banyak dan penyelenggaraannya semakin baik,” katanya.

Berakhirnya Piala Kemerdekaan Cup 2026 sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan sepak bola di PPU. Kompetisi yang melibatkan klub-klub lokal dinilai dapat menjadi ruang bagi pemain untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.

Penutupan turnamen berlangsung dalam suasana meriah. Setelah seluruh pertandingan berakhir, perhatian selanjutnya diarahkan pada keberlanjutan pembinaan olahraga dan penyelenggaraan kompetisi serupa di PPU.(ADV)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page