Tujuh Muslim Rebut Kongres Amerika, El-Sayed Cetak Sejarah

Tujuh Muslim Rebut Kongres Amerika, El-Sayed Cetak Sejarah

Ada yang bikin Gedung Putih sedikit bergetar. Bukan gempa bumi, bukan rudal Korea Utara, apalagi Hulk sedang ngamuk. Kali ini, tujuh politisi Muslim berhasil merebut kursi Kongres Amerika Serikat dalam Pemilu Sela 2026. Satu masuk Senat, enam menduduki DPR. Negeri Paman Sam mendadak punya warna politik baru. Patung Liberty mungkin sampai mengucek mata, memastikan dirinya tidak sedang bermimpi.

Bintang utamanya Abdul El-Sayed. Dokter berusia 42 tahun, mantan pejabat kesehatan publik, berhasil mengalahkan kandidat Republik Mike Rogers di Michigan. Ia menjadi senator Muslim pertama dalam sejarah Amerika Serikat. Ini bukan sejarah kaleng-kaleng. Paman Sam akhirnya punya senator Muslim di gedung selama ini menjadi dapur penggodok kebijakan dunia.

El-Sayed dikenal mengkritik bantuan militer tanpa syarat kepada Israel. Ia juga memperjuangkan Medicare for All dan pembatasan pengaruh korporasi. Rupanya stetoskop dokter kali ini tidak hanya memeriksa detak jantung pasien, tetapi ikut memeriksa detak jantung politik Amerika.

Di DPR, Adam Hamawy mencetak sejarah sebagai anggota Kongres Muslim pertama dari New Jersey. Dokter bedah plastik berusia 56 tahun dan veteran dokter tempur Perang Irak ini pernah menjadi relawan medis di Gaza pada 2024. Programnya meliputi Medicare untuk Semua, penghapusan utang medis dan pinjaman mahasiswa, serta penghentian bantuan militer kepada Israel.

Darializa Avila Chevalier merebut Distrik ke-13 New York dengan suara lebih dari 85 persen. Aktivis hak sipil merupakan mualaf ini dikenal memperjuangkan hak Palestina. Gagasannya pernah mencakup penghapusan kepolisian dan penjara. Lawannya mungkin sampai mencari kalkulator, menghitung bagaimana bisa kalah telak begitu.

Rashida Tlaib kembali terpilih untuk masa jabatan kelima dari Michigan. Perempuan keturunan Palestina-Amerika ini konsisten membela hak rakyat Palestina dan mengkritik operasi militer Israel.

Ilhan Omar juga kembali menduduki kursi DPR Minnesota untuk periode kelima. Perempuan Somalia-Amerika pertama di Kongres federal ini mendorong pengawasan transfer senjata dan bantuan kemanusiaan.

Andre Carson kembali menang di Indiana. Ia merupakan anggota Kongres Muslim dengan masa jabatan terlama di DPR saat ini, menjabat sejak 2008. Lateefah Simon pun kembali menang di California dan menentang pengiriman senjata untuk operasi militer ofensif. Sementara Aisha Wahab masih memimpin penghitungan di salah satu distrik California, tetapi belum resmi dipastikan menang.

Lalu berapa Muslim di Amerika? Estimasi Pew Research Center 2026 menyebut jumlahnya sekitar 5,5 juta jiwa, meningkat dari 2,4 juta pada 2007. Jumlah masjid juga bertambah dari sekitar 1.200 pada 2000 menjadi hampir 2.800 pada 2020. Jadi, komunitas Muslim Amerika bukan lagi penonton di tribun demokrasi.

Perlu diingat, DPR Amerika memiliki 435 anggota dengan masa jabatan dua tahun. Anggotanya minimal berusia 25 tahun dan sudah menjadi warga negara selama tujuh tahun. DPR mengurus rancangan pajak dan memiliki kewenangan memulai impeachment.

Senat memiliki 100 anggota, masing-masing negara bagian mendapat dua kursi. Masa jabatan enam tahun, usia minimal 30 tahun, dan menjadi warga negara selama sembilan tahun. Senat menyetujui penunjukan pejabat presiden, meratifikasi perjanjian internasional, serta mengadili impeachment. Kedua kamar harus menyetujui rancangan undang-undang dengan naskah yang sama.

Nah, tujuh Muslim ini bukan sekadar numpang foto di Capitol Hill. Mereka masuk ke ruang tempat anggaran, kebijakan, dan keputusan internasional ditentukan. Tak ada istilah 3D.

Amerika punya Patung Liberty, Gedung Putih, Hollywood, dan Paman Sam. Kini ada tambahan cerita, politisi Muslim ikut menentukan arah negeri itu. Koptagul dulu! Kopi tanpa gula, akal sehat tanpa drama. Demokrasi ternyata tidak mengenal monopoli jenggot, jas, ataupun topi koboi. Yang penting menang suara rakyat!

Foto Ai hanya ilustrasi

 

Rosadi Jamani

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page