Thohiron Ajak Pemkab PPU Realistis Soal Penetapan Harga Tanah

Timur Media, Penajam – Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Thohiron, menegaskan bahwa penyesuaian harga tanah atau NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) perlu dilakukan secara realistis untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menilai penetapan NJOP yang tepat akan menjadi strategi jangka panjang dalam mengamankan keuangan daerah.

Menurut Thohiron, banyak lahan di PPU yang sudah mengalami kenaikan harga akibat pembangunan dan pengaruh Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sayangnya, kenaikan harga pasar ini belum diikuti dengan penyesuaian NJOP yang memadai.

“Sekarang harga tanah di lapangan sudah naik. Tapi kalau NJOP tidak disesuaikan, daerah rugi karena PBB jadi kecil. Ini harus dibenahi,” katanya.

Ia menjelaskan, penyesuaian NJOP sebaiknya dilakukan berdasarkan kajian mendalam agar tidak memberatkan masyarakat. Ia mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bekerja sama dengan pihak appraisal profesional untuk menetapkan nilai yang adil.

“Jangan asal naik, tapi dihitung betul. Lihat juga kemampuan warga. Kalau wajar, pasti masyarakat bisa menerima,” ujarnya.

Selain meningkatkan PAD, Thohiron memandang NJOP yang relevan juga akan memudahkan proses jual beli tanah, pengajuan pinjaman, dan perhitungan nilai agunan di perbankan. Hal ini menurutnya akan menumbuhkan aktivitas ekonomi lokal.

“Bayangkan kalau orang mau pinjam ke bank, tapi NJOP-nya terlalu rendah, tentu prosesnya susah. Jadi ini juga membantu ekonomi warga,” jelasnya.

Thohiron juga menekankan pentingnya transparansi dan sosialisasi. Ia minta pemerintah daerah melibatkan perangkat desa dan RT dalam menjelaskan kebijakan ini kepada warga agar tidak muncul kesalahpahaman.

“Sosialisasi harus masif, supaya masyarakat tahu kenapa NJOP naik. Ini untuk kesejahteraan juga, karena PAD yang kuat akan kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan,” tegasnya.

Thohiron berkomitmen mengawal kebijakan ini agar pelaksanaannya sesuai aturan dan tidak merugikan warga kecil. Ia berharap semua pihak bisa mendukung upaya meningkatkan PAD demi pembangunan yang lebih merata.

“Kalau kita punya PAD kuat, kita tidak hanya bergantung pada pusat. Pembangunan di PPU akan semakin cepat dan berkualitas,” pungkasnya. (ADV)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page