Tak Hanya Padamkan Api, DPKP PPU Juga Amankan Satwa Yang Masuk Pemukiman Masyarakat

Timur Media, Penajam – Tak hanya memadamkan api, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ternyata juga melakukan penyelamatan satwa yang masuk ke lingkungan masyarakat.

Kepala DPKP PPU Fernando Simanjuntak mengatakan satwa atau binatang yang sering masuk ke lingkungan masyarakat adalah ular. Hal itu terjadi diduga akibat dari cuaca panas membuat sejumlah satwa keluar dari habitatnya.

Lebih lanjut, laporan terkait ular masuk kedalam kepemukiman masyarakat dapat terjadi di berbagai lokasi. Petugas melakukan evakuasi agar satwa tidak membahayakan masyarakat maupun terluka ketika proses penanganan berlangsung.

“Selain ular, Personel kita juga melakukan penaganan evakuasi tawon. Pernah juga menangani buaya di kawasan Maridan. Ungkap Fernando.

Pada saat melakukan penanganannya sambung Fernando, disesuaikan dengan tingkat risiko terhadap masyarakat dan kondisi satwa. Lalu setelah berhasil diamankan, satwa tidak selalu langsung dilepas. DPKP melakukan penanganan sementara sambil berkoordinasi dengan pihak yang memiliki kewenangan terhadap konservasi satwa.

Ketika Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dapat menerima satwa tersebut untuk dilakukan konservasi, maka DPKP akan menyerahkannya untuk penanganan lebih lanjut.

“Apabila tidak ada proses penyerahan, satwa dapat dilepas kembali ke habitat yang dinilai sesuai dengan memperhatikan faktor keselamatan.” ungkapnya.

Tugas penyelamatan satwa menjadi bagian dari pelayanan DPKP karena laporan masyarakat tidak hanya berupa kebakaran. Kehadiran hewan liar di kawasan permukiman juga dapat menimbulkan risiko apabila tidak segera ditangani.

“Penyelamatan satwa menjadi salah satu tugas yang terus dilakukan personel di lapangan. Sebab bagian dari respons awal kita ketika masyarakat membutuhkan bantuan, dan memberikan rasa aman untuk masyarakat” Pungkasnya. (ADV)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page