Siswi SMP Negeri 1 Tenggarong Raih Silver Medal di IMSEO 2026

TIMURMEDIA – Athiyyatul Haniyyah berhasil menempatkan namanya di Indonesia Mathematic Science English Olympiad (IMSEO) 2026. Berlangsung di Fakultas Bahasa dan Seni Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), ia meraih silver gold medal.
IMSEO 2026 merupakan olimpiade bergengsi di bidang matematika, sains/Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Bahasa Inggris bagi pelajar di Indonesia. Athiyyatul Haniyyah sendiri berpatisipasi di bidang matematika.
Gadis kelahiran Kota Samarinda, 30 April 2011 itu, mengatakan sudah menyukai bidang Matematika sejak kelas VII. Hal itu ditunjukkannya dengan cara sering berlatih soal-soal matematika di sekolah dan di rumah.
Putri pasangan Muhammad Fadlan Noor dan Mellia Rimbun ini menyatakan, partisipasinya di IMSEO 2026 boleh dibilang tak mudah. Ia harus mengikuti seleksi tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) lebih dulu yang berlangsung di Sekolah menengah Atas (SMA) 3 Unggulan Tenggarong.
Lolos di fase itu, ia kemudian melanjutkan proses di tingkat provinsi. Seleksi dilaksanakan di SMP Partra Darma 1 Balikpapan.
“Saya mendapatkan bronze medal bidang matematika di sana, dan lolos maju ke tingkat nasional IMSEO di UNY pada 20 September 2026,” ulasnya.
Bagi Athiyyatul Haniyyah, peran keluarga dan guru sangat berperan besar dalam capaiannya ini. “Mereka sangat mendukung. Saya didampingi belajar. Guru saya mengarjakan beberapa soal, dan saya juga mengikuti bimbel matematika untuk persiapan lomba IMSEO di sana,” urainya.
Athiyyatul Haniyyah mengaku, ada tingkat kesulitan yang dialaminya saat mencoba menjawab soal-soal matematika dari proses seleksi tingkat provinsi dan tingkat nasional.
“Untuk di provinsi alhamdulillah saya bisa menjawab soal. Untuk tingkat nasional saya ada sedikit kesulitan bagian soal bangun ruang. Tapi selebihnya saya bisa menjawab,” ucapnya.
Saat berkompetisi di tingkat nasional, Athiyyatul Haniyyah harus bersaing dengan sejumlah siswa dari daerah lain. Ia menyampaikan, siswa-siswa dari Yogyakarta, Jakarta, hingga Balikpapan, punya kemampuan yang baik dalam menjawab soal-soal matematika.
Athiyyatul Haniyyah menceritakan, partisipasinya di IMSEO 2026 tak sendiri. Dari SMP Negeri 1 Tenggarong, ada 8 siswa lain yang juga hadir di ajang ini.
“Ada 6 siswa yang mendapatkan silver medal di bidang matematika. Termasuk saya. Teman-teman saya yang lain di bidang Bahasa Inggris dan sains,” ungkapnya.
“Ada 2 siswa yang juga mendapatkan bronze medal untuk bidang sains dan bidang Bahasa Inggris,” timpal Athiyyatul Haniyyah.
Atas capaiannya ini, Athiyyatul Haniyyah mengaku bersyukur telah diberi kesempatan. Ia merasa bangga karena bisa membawa nama sekolah, Kabupaten Kukar, dan Kalimantan Timur (Kaltim) di tingkat nasional.
“Ini menjadi motivasi saya untuk pantang menyerah. Saya yakin pencapaian ini buah dari semua usaha. Mulai dari bimbingan guru di sekolah, doa orang tua, dan teman-teman di SMP Negeri 1 Tenggarong,” ujarnya.
Disamping itu, Athiyyatul Haniyyah sejatinya ingin meneruskan proses ini ke tingkat yang lebih tinggi. Apalagi, ia dipastikan lolos untuk berpatisipasi di ajang level internasional yang berlangsung di Malaysia. Namun karena support pendanaan hanya berasal dari orang tua, niat itu pun diurungkan.
“Jadi karena kondisi itu, orang tua saya memutuskan untuk tidak melanjutkannya ke level yang lebih tinggi lagi,” tutupnya. (*)