SIPERI Jadi Terobosan Digital PUPR PPU Percepat Pemantauan Irigasi

Timur Media, Penajam – Inovasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali berkembang. Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU, Weliam Yunior, sedang mematangkan Sistem Pemantauan Irigasi (SIPERI), sebuah teknologi berbasis drone yang mampu mempercepat pendataan kondisi jaringan irigasi.

Inovasi ini lahir sebagai proyek aksi perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Tahun 2025 di Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Samarinda. SIPERI diharapkan menjadi solusi modern dalam mendukung peningkatan kualitas layanan publik, khususnya sektor pengairan.

Selama ini, pemantauan jaringan irigasi dilakukan secara manual. Petugas harus turun ke lapangan, berjalan menyusuri saluran irigasi hingga ke pelosok, yang memakan waktu lama. Menurut Weliam, proses tersebut bisa berlangsung hingga satu minggu, terutama jika medan sulit dijangkau.

Dengan hadirnya SIPERI, hambatan tersebut dapat diatasi. Teknologi drone memungkinkan area yang luas dipetakan dalam waktu singkat. Data visual yang diambil langsung diproses dan dimasukkan ke dalam sistem berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG).

“Pekerjaan yang biasanya tujuh hari bisa selesai dalam satu hari saja, maksimal dua hari. Drone sangat membantu kami menjangkau wilayah yang sebelumnya sulit,” ujarnya.

SIPERI memungkinkan pemetaan yang lebih akurat atas kondisi jaringan irigasi, mulai dari kategori rusak berat, sedang, ringan, hingga kondisi baik. Pemetaan ini menjadi dasar penyusunan program perbaikan dan perencanaan anggaran.

Hasil pemantauan yang sudah diproses dalam sistem SIG kemudian disajikan dalam bentuk peta digital. Peta tersebut nantinya dapat diakses melalui Google Earth menggunakan tautan khusus. Akses publik pun disiapkan agar masyarakat bisa melihat perkembangan kondisi jaringan irigasi.

Meskipun begitu, Weliam menyadari bahwa tingkat literasi digital masyarakat belum merata. Karena itu, PUPR tetap menyediakan laporan manual agar informasi tetap dapat dijangkau semua pihak.

Inovasi SIPERI juga menjadi jawaban atas kebutuhan data untuk mendukung program ketahanan pangan sesuai Asta Cita Presiden. Data irigasi yang valid menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan sektor pertanian di PPU.

Selain meningkatkan efektivitas, SIPERI juga mempermudah pemerintah daerah dalam menyusun usulan bantuan ke pusat maupun provinsi. Data kerusakan yang lengkap dan terverifikasi menjadi dasar kuat pengajuan program.

“Tahun ini saja, melalui perubahan anggaran, kita bisa menerima manfaat dari Kementerian PUPR dan juga provinsi. Data yang rapi dan valid sangat membantu dalam proses pengusulan,” jelas Weliam. (ADV/No)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page