Sekda PPU Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai Standar dan Aman bagi Siswa

Timur Media, Penajam – Sekretaris Daerah Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, menegaskan kunjungannya ke lokasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan merupakan sidak, melainkan bagian dari upaya memastikan layanan berjalan sesuai standar.
“Ini bukan sidak, kami turun memastikan layanan berjalan sebagaimana mestinya dan penerima manfaat merasa aman serta nyaman,” ujarnya.
Tohar menyampaikan beberapa catatan teknis yang menjadi perhatian, salah satunya penyesuaian porsi makanan berdasarkan usia peserta didik. Hal ini dilakukan agar menu untuk anak usia dini dan siswa lebih besar berbeda, namun tidak menambah total volume layanan.
“Menu anak usia dini dan siswa yang lebih besar sebelumnya sama. Kami minta agar pengemasan disiasati tanpa menambah total volume layanan,” jelasnya.
Sekda juga melaporkan perkembangan cakupan layanan MBG di Kabupaten PPU. Jumlah peserta awal sekitar lima ribu pada September 2025, kini meningkat menjadi 7.257 siswa. Dengan beroperasinya SPPG satelit, cakupan diharapkan dapat melampaui 10.000 siswa.
Menurut Tohar, kenaikan cakupan menunjukkan komitmen Pemkab PPU untuk meningkatkan gizi dan kualitas layanan pendidikan anak di wilayah penyangga IKN. Ia menambahkan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada kepatuhan seluruh pelaksana terhadap ketentuan yang telah disepakati.
“Komitmen penyelenggara sangat penting agar kerja sama bisa berkelanjutan,” ujarnya menegaskan.
Selain itu, Sekda juga menyoroti peluang bagi pelaku usaha lokal dan UMKM dalam pemenuhan bahan pangan yang belum diproduksi di daerah. Menurutnya, program MBG dapat menjadi katalis penguatan ekonomi lokal. Ia menginginkan seluruh pihak terus berkoordinasi dan mematuhi standar program agar manfaat MBG dapat dirasakan optimal oleh seluruh peserta didik di Kabupaten PPU.
“Kami berharap semua pihak berkoordinasi dan mematuhi standar agar manfaat MBG dirasakan optimal oleh seluruh peserta didik,” harapnya. (ADV/No)