Sejumlah Proyek di Kaltim Ditunda dan Dibatalkan karena Keterbatasan Fiskal

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Keterbatasan fiskal saat ini di Benua Etam, ternyata berdampak besar pada sejumlah pmebangunan infrastruktur. Menurut Akhmed Reza Fachlevi, Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), proyek-proyek tersebut saat ini hanya dihadapkan pada dua pilihan.

Ada kemungkinan beberapa proyek pembangunan harus ditunda atau bahkan dibatalkan,” katanya, saat ditemui di Kantor DPRD Kaltim, belum lama ini.

Bagi politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, potongan anggaran seperti Transfer ke Daerah (TKD) akan sangat berpengaruh terhadap arah pembangunan daerah. Kondisi ini bahkan belum termasuk kemungkinan ketika proyek diputuskan untuk ditunda dan bahkan dibatalkan.

Makanya, ia mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk segera merespon kondisi yang sedang terjadi. “Terkait harapan ke Pemprov Kaltim soal pemangkasan anggaran ini, tentu yang paling terdampak adalah pembangunan daerah ke depan. Jadi memang harus segera dicari solusinya,” jelasnya.

Disamping itu, Akhmed Reza Fachlevi juga menerangkan, pemangkasan anggaran dari Pemerintah Pusat telah menjadi perhatian serius Komisi III DPRD Kaltim. Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lain sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

“Intinya, kami di Komisi III DPRD Kaltim mendorong agar Pemprov Kaltim melakukan penyesuaian terhadap proyek-proyek pembangunan, khususnya infrastruktur. Sehingga program yang bersifat mendesak tetap bisa berjalan meskipun dengan keterbatasan fiscal,” terangnya. (tm/adv)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page