Samarinda

Sani bin Husain Tolak Kenaikan Biaya Ibadah Haji

TIMURMEDIA – Ketua Fraksi PKS DPRD Samarinda Sani Bin Husain menyoroti kenaikkan ongkos ibadah haji menjadi Rp69.193.733. Dan, secara tegas dia menolak usulan Kementerian Agama (Kemenag) menaikkan ongkos ibadah haji tersebut.

“Kenaikan biaya haji itu tidak rasional. Kenaikan itu sangat memberatkan di kondisi ekonomi sulit saat ini. Apalagi, latar belakang calon jemaah haji Kota Samarinda sebagian besar karyawan dan pelaku ekonomi kecil,” tandas Sani Bin Husan, kemarin.

Secara umum, kata dia, rencana kenaikan ongkos haji itu disebabkan ada kesalahan pengelolaan dana. “Rumusnya jelas. Ada indirect cost dari setoran awal Rp25 juta. Misal menabung 20 tahun atau 30 tahun, berarti uang itu mengendap 30 tahun. Seharusnya sudah dapat keuntungan.

Faktanya 70 persen keuntungan pengelolaan dana haji diambil pemerintah untuk menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) dan SUKUK. Dan, keuntungannya hanya 5 persen. Sedangkan inflasi saja angkanya sudah di 5,4 persen. Artinya, keuntungan seharusnya untuk jamaah, jadi ludes,” tandas dia.

Dia berharap BPKH dan Kemenag lebih berhati-hati mengelola dana haji. “Mereka mesti mau mendengar saran dari berbagai pihak. Kami tidak ingin BPKH jadi seperti perusahaan tidak punya modal. Yang akhirnya, semua ditanggungkan ke jamaah,” ucap dia. (adv)

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button