Samarinda cuma Punya 1.500 Tempat Tidur di RS

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), dr. Andi Satya Adi Saputra, menyatakan persoalan operasional Rumah Sakit Islam (RSI) di Kota Samarinda harus segera disikapi.

Makanya, dia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Pemprov Kaltim segera mengambil langkah nyata. Tujuannya, agar keberlangsungan layanan kesehatan di rumah sakit tersebut tidak terganggu. “Ini mengingat eksistensi RSI masih sangat penting bagi masyarakat,” terangnya, saat ditemui belum lama ini.

Menurut politisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut, kebutuhan fasilitas kesehatan di Ibu Kota Provinsi Kaltim ini dinilai belum sebanding dengan jumlah penduduk yang terus meningkat.

“Jika merujuk standar WHO (World Health Organization, Red.), Kota Samarinda seharusnya memiliki sedikitnya 4.500 tempat tidur. Tapi saat ini hanya tersedia sekitar 1.500 tempat tidur,” jelas dr. Andi Satya Adi Saputra.

Menurutnya, jika mengacu dengan data tersebut, maka Kota Tepian masih kekurangan hingga 3.000 tempat tidur lagi untuk para pasien. “Dalam kondisi ini, keberadaan RSI sangat krusial untuk menutupi defisit layanan kesehatan,” tutup dr. Andi Satya Adi Saputra. (tm/adv)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page