Sahur On The Road, Makmur Marbun Terima Aspirasi Persoalan Pertanian

Timur Media, Penajam – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun menghadiri kegiatan Sahur On The Road bersama masyarakat Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, tepatnya di kediaman Boiran, Rukun Tetangga (RT) 015 Kecamatan Waru.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Ramadan Berbagi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten PPU. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk menjalin silaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat di PPU, pada saat bulan suci ramadan tahun 2024.
Disela-sela kegiatan Sahur On The Road ini, Pj. Bupati Makmur Marbun menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Desa Bangun Mulya, di Kecamatan Waru yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan Sahur On The Road.
“Kegiatan ini sangat positif dan dapat menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan antar warga masyarakat,” ujar Makmur Marbun, Rabu (3/4/24) lalu.
Turut hadir pula Kepala Dusun wilayah yang biasa disebut masyarakat Mata Air, yakni Abdulah menyampaikan terkait optimalisasi lahan pertanian di wilayahnya.
Abdulah mengatakan hampir 55 hektar lahan pertanian yang ada, mengalami kendala air. Padahal, di wilayah ini terdapat bendungan yang bisa menjadi salah satu pendukung pertanian, termasuk juga keberadaan bendung air yang sempat menjadi potensi wisata.
“Disini ada wilayah pertanian sekitar 55 hektar luasnya, cuma sulit mendapatkan air. Padahal kita tahu bersama kalau di sini itu ada bendungan yang sangat luas,” tutur Abdulah.
Menjawab pernyataan Kepala Dusun Mata Air itu, Makmur Marbun mengatakan terus bergerak dengan cepat, mensinkronkan program yang telah terlaksana, mengevaluasi progres keberlanjutannya bahkan mengakselerasikan dengan kondisi terkini di lapangan.
Termasuk soal optimalisasi lahan pertanian pemerintah akan mensinkronkannya dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan bendung karena ini ranah pemerintah provinsi dan pusat, agar apa yang menjadi harapan warga juga bisa terakomodir seperti berkaitan dengan lahan pertanian dan sektor pengelolaan pariwisata bendung.
“Kita sebagai pemerintah akan membantu masyarakat dengan berbagai inovasi dari pemerintah daerah. Nanti kita evaluasi beberapa program untuk tepat sasaran di sini,” pintanya. (ADV) (Humas)