Rusbani Akui APBD Tak Mampu Wujudkan Gedung Permanen untuk Semua OPD

Timur Media, Penajam – Ketua Komisi III DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Rusbani, menyampaikan bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi penyebab utama belum meratanya pembangunan gedung milik pemerintah bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah itu.
“Anggaran kita sangat tidak memadai,” ungkapnya.
Hingga saat ini, menurut dia, masih terdapat beberapa OPD yang menempati gedung sewa atau masih menunggu proses pembangunan gedung permanen. Kondisi ini mencerminkan bahwa kemampuan fiskal daerah masih belum cukup untuk menjawab seluruh kebutuhan infrastruktur pemerintahan.
“Ada yang masih sewa dengan pihak luar, dan ada pula yang sedang dibangun,” ucapnya.
Rusbani menilai, meskipun pembangunan gedung pemerintah termasuk dalam skala prioritas, pelaksanaannya tetap bergantung pada kemampuan anggaran. Dalam konteks ini, ia menyerahkan kepada Bupati untuk menetapkan mana yang harus didahulukan.
“Namun kembali lagi ke Pak Bupati, artinya yang mana yang harus diprioritaskan,” katanya.
Ia mengusulkan skema pembangunan bertahap sebagai solusi realistis di tengah keterbatasan keuangan. Dengan asumsi dua gedung dibangun setiap tahun, maka dalam lima tahun bisa tersedia sepuluh gedung baru untuk OPD. Namun, ia juga menyoroti pentingnya penambahan pendapatan daerah dari sektor-sektor potensial yang belum optimal digarap.
“Kita juga harus mencari cara meningkatkan pendapatan asli daerah,” tambahnya.
Menurutnya, ketergantungan terhadap transfer pusat dan dana alokasi tertentu tidak cukup untuk membiayai seluruh kebutuhan daerah. Rusbani berharap ke depan, baik legislatif maupun eksekutif bisa duduk bersama menyusun strategi pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan.
“Ini penting demi menunjang pelayanan publik dan efisiensi kerja birokrasi,” pungkasnya. (ADV)