PTMB Terima Kunjungan Komisi II, Soroti Pemerataan Air Bersih

Balikpapan — Komisi II DPRD Kota Balikpapan melakukan kunjungan lapangan ke Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Selasa (7/4/2026), untuk meninjau pelayanan air bersih sekaligus menyerap persoalan distribusi yang masih dikeluhkan masyarakat.
Kunjungan dipimpin Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Taufik Putra Kilat. Rombongan meninjau Waduk Manggar KM 12 sebagai sumber air baku utama, serta instalasi pengolahan air bersih di KM 8.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama antara legislatif dan perusahaan daerah dalam mencari solusi atas belum meratanya distribusi air bersih di Balikpapan.
“Komisi II DPRD datang untuk melihat langsung kondisi di lapangan, mulai dari sumber air baku di Waduk Manggar hingga proses pengolahan air bersih di instalasi kami. Mereka juga menyerap berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat terkait pelayanan air bersih yang belum merata,” ujar Yudhi.
Ia menjelaskan, keterbatasan kapasitas produksi dan distribusi masih menjadi tantangan utama dalam memenuhi kebutuhan air bersih, seiring pertumbuhan penduduk dan pembangunan kota yang terus meningkat.
Menurut Yudhi, PTMB terus berupaya meningkatkan kapasitas layanan melalui penguatan infrastruktur, optimalisasi jaringan distribusi, serta perencanaan penambahan sumber air baku secara bertahap.
“Kami menyampaikan secara terbuka kondisi di lapangan, termasuk tantangan dalam proses produksi maupun distribusi. Harapannya, melalui dukungan DPRD, kebutuhan penguatan infrastruktur dapat terus didorong,” katanya.
Sementara itu, Komisi II DPRD Balikpapan menegaskan komitmennya untuk mengawal pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat dan mendorong solusi konkret agar layanan dapat terpenuhi secara optimal dan merata di seluruh wilayah kota.
Melalui kunjungan tersebut, DPRD juga berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, PTMB, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mempercepat penanganan persoalan air bersih yang masih menjadi kebutuhan dasar masyarakat Balikpapan.
(Deb)