PPU Raih Penghargaan Nasional, Proyek Peternakan Modern Masuk Daftar Peluang Investasi 2025

Timur Media, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Proyek Investasi Peternakan Modern Sapi Potong dari PPU ditetapkan sebagai salah satu Peluang Investasi Daerah Tahun 2025 oleh Kementerian Investasi/BKPM. Penghargaan tersebut diterima oleh perwakilan Provinsi Kalimantan Timur, yakni Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya DPMPTSP Kaltim, Riawati.

Kepala DPMPTSP PPU, Nurlaila, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan pemerintah daerah dalam menyiapkan portofolio investasi yang terarah, terukur, dan berbasis kebutuhan masa depan. Menurutnya, proyek peternakan modern yang diajukan PPU telah melalui proses analisis yang melibatkan data spasial, kajian ekonomi, hingga identifikasi potensi pasar.

“Kami sangat bersyukur karena proyek kita masuk dalam daftar peluang investasi nasional. Ini bukan hanya pengakuan, tapi juga momentum untuk memperkuat sektor peternakan modern di PPU,” ujar Nurlaila.

Ia menjelaskan bahwa penyusunan memo peluang investasi ini dilakukan secara kolaboratif, melibatkan perangkat daerah terkait, para analis, hingga dukungan teknis dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Keterlibatan banyak pihak tersebut menjadi kunci keberhasilan PPU dalam menyiapkan dokumen yang komprehensif dan meyakinkan.

“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras. Proses ini membutuhkan koordinasi intensif, terutama dalam penyediaan data dan analisis potensi kawasan,” tambahnya.

Nurlaila menyebut bahwa proyek peternakan sapi potong dipilih karena memiliki prospek bisnis yang besar dan permintaan pasar nasional yang terus meningkat. Lokasi PPU yang strategis serta keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) juga memperkuat daya tarik investasi di sektor pangan, khususnya daging sapi.

Menurutnya, pengembangan peternakan modern bukan hanya untuk menarik investor, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan wilayah. Industri peternakan yang terkelola baik akan membuka lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah lokal, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“PPU ini punya posisi strategis sebagai penyangga IKN. Sektor pangan harus kita dorong agar mampu memenuhi permintaan pasar yang akan meningkat pesat di masa depan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan kepastian layanan dan kemudahan berusaha bagi setiap investor yang tertarik dengan proyek tersebut. DPMPTSP PPU juga telah menyiapkan sistem pelayanan berbasis digital untuk mendukung percepatan perizinan.

Menurutnya, penghargaan dari Kementerian Investasi/BKPM ini sekaligus menjadi motivasi bagi PPU untuk terus menghadirkan peluang investasi baru di sektor lain, seperti perikanan, pertanian, energi, dan hilirisasi industri. Pemerintah daerah disebut terus memperbarui basis data potensi agar semakin siap ditawarkan ke investor nasional maupun internasional.

“Penghargaan ini menjadi pemicu semangat kami. Ke depan, PPU akan menyiapkan lebih banyak peluang investasi yang kuat, realistis, dan mampu memberikan dampak ekonomi nyata,” tutup Nurlaila. (ADV/No)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page