POPDA Kaltim XVII, Pemkab PPU Optimistis Perputaran Ekonomi Meningkat

Timur Media, Penajam – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersiap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Timur ke-17. Pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh aspek penyelenggaraan berjalan maksimal guna menyambut ribuan atlet yang akan datang dari berbagai wilayah Kaltim.
Tidak hanya fokus pada aspek teknis dan penyelenggaraan kompetisi, Pemerintah Kabupaten PPU memandang ajang ini sebagai peluang penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kehadiran peserta, pelatih, dan ofisial diproyeksikan memberi dampak signifikan bagi sektor usaha lokal.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (KUMKMPerindag) PPU, Margono Hadi Sutanto, menyatakan bahwa gelaran POPDA akan membawa efek domino terhadap perputaran ekonomi daerah. Menurutnya, berbagai sektor dapat merasakan manfaat langsung dari kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari tersebut.
“Menjadi lokasi pelaksanaan POPDA tentu memberikan peluang perputaran ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Margono menjelaskan bahwa dampak ekonomi tidak hanya menyentuh pelaku UMKM, tetapi juga sektor perhotelan di PPU. Dengan hadirnya ribuan peserta dari kabupaten/kota se-Kaltim, tingkat hunian hotel diperkirakan akan meningkat secara signifikan.
“Para atlet dan ofisial membutuhkan tempat menginap serta berbagai kebutuhan harian selama kegiatan berlangsung,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa hal ini menjadi peluang besar bagi pelaku usaha penyedia jasa akomodasi, konsumsi, dan layanan pendukung lainnya. Bahkan pihaknya memberi ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM untuk terlibat dalam gelaran POPDA. Pemerintah daerah akan menyediakan stand UMKM di sejumlah titik lokasi pertandingan agar pelaku usaha dapat mempromosikan produk unggulan daerah.
“Kami membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi UMKM yang ingin berjualan. Ini momen bagus untuk meningkatkan penjualan sekaligus promosi produk daerah,” jelas Margono.
Pemerintah Kabupaten PPU berharap penyelenggaraan POPDA XVII dapat menghasilkan manfaat berlapis. Selain melahirkan atlet berprestasi, pemerintah ingin memastikan kegiatan ini menjadi pemicu bergeraknya ekonomi masyarakat lokal.
Margono optimistis bahwa sinergi antara sektor olahraga dan pemberdayaan UMKM dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Ia menyebut bahwa keberhasilan POPDA tidak hanya diukur dari pertandingan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat PPU.
“Kolaborasi antara kegiatan olahraga dan pemberdayaan UMKM saya yakin mampu memberikan manfaat langsung bagi PPU,” tandasnya. (ADV/No)