Pj. Bupati PPU Makmur Marbun Buka Rapat Koordinasi Perlindungan Masyarakat se-Kecamatan Babulu

Timur Media, Penajam – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, menghadiri sekaligus membuka acara Rapat Koordinasi Perlindungan Masyarakat (LINMAS) se-Kecamatan Babulu pada Senin (01/07/2024).
Acara ini bertujuan untuk menyusun strategi efektif dalam memperkuat peran LINMAS serta meningkatkan kesiapan dan kemampuan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Dalam sambutannya, Makmur Marbun menyatakan kegembiraannya bisa hadir dalam rapat koordinasi tersebut. Ia menekankan pentingnya peran LINMAS dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tingkat lokal.
“Perlindungan masyarakat adalah salah satu prioritas utama pemerintah daerah, dan LINMAS memegang peran penting dalam menjaga keamanan serta ketertiban di tingkat lokal,” ujarnya.
Makmur Marbun menyoroti tantangan kompleks yang dihadapi saat ini, yang memerlukan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.
“LINMAS sebagai garda terdepan dalam situasi darurat atau konflik lokal memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan perlindungan kepada seluruh warga,” tambahnya.
Lebih lanjut, Marbun menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini sangat penting untuk menyusun strategi yang efektif dalam memperkuat peran LINMAS.
“Saya mengajak seluruh peserta rapat untuk berdiskusi dengan terbuka, saling bertukar informasi dan pengalaman, serta menghasilkan keputusan yang terbaik untuk kepentingan bersama. Marilah kita jadikan rapat ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas dalam melindungi masyarakat kita,” tuturnya.
Marbun juga menekankan pentingnya forum rakor ini untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan menyamakan persepsi guna mempererat solidaritas jajaran LINMAS se-Kecamatan Babulu.
“Apalagi sebentar lagi kita akan menyelenggarakan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah. Diskusi, tukar pikiran, dan menyamakan persepsi guna mempererat solidaritas serta langkah-langkah nyata sebagai implementasi kebijakan secara konsisten sangat dibutuhkan,” jelasnya. (ADV)