Pj Bupati PPU Hadiri Acara Perpisahan Bersama Jamaat Gereja Katolik Paroki Santa Maria

Timur Media, Penajam – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Drs. Makmur Marbun, M.Si, didampingi oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten PPU, Dra. Linda Romauli Siregar, menghadiri acara perpisahan bersama Jamaat Gereja Katolik Paroki Santa Maria.
Acara ini digelar sebagai bentuk kebersamaan dan apresiasi atas kepemimpinan serta kontribusi Makmur Marbun selama menjabat di Kabupaten PPU, yang akan berakhir dalam waktu dekat.
Pj Bupati PPU menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara, khususnya kepada komunitas Gereja Katolik Paroki Santa Maria. Makmur Marbun mengungkapkan bahwa masa jabatannya di PPU merupakan pengalaman yang sangat berharga, dan ia berharap seluruh jamaat tetap berkarya tanpa mengharapkan imbalan atas upaya yang telah dilakukan.
“Harapan saya, bapak dan ibu tetaplah berkarya. Jangan pernah merasa lelah untuk berkarya, jangan pernah meminta belas kasih atau balasan atas karya yang telah diperbuat. Biarkanlah waktu dan tempat nanti yang akan menjawab. Berkaryalah terus, ingat bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik dan terindah pada waktunya untuk kita semua,” ujar Makmur Marbun, Minggu, (15/09/2024).
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten PPU, Dra. Linda Romauli Siregar, juga turut menyampaikan apresiasi kepada jamaat atas kebersamaan dan dukungan yang diberikan selama ia menjabat sebagai Ketua TP PKK. Linda menegaskan pentingnya menjaga hubungan persaudaraan, meskipun nanti mereka mungkin akan berpisah secara fisik.
Acara perpisahan ini tidak hanya menjadi momen refleksi dan penghargaan bagi kontribusi Makmur Marbun dan Linda Romauli Siregar, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya berkarya dengan ketulusan hati serta menjaga persaudaraan di antara sesama.
Jamaat yang hadir memberikan apresiasi dan doa untuk masa depan keduanya, dengan harapan hubungan baik yang telah terjalin akan tetap erat meskipun mereka tidak lagi berada di Kabupaten PPU.
“Doakan kami, kita tetap menjadi saudara karena suatu saat kami mungkin akan kembali. Kami akan selalu menganggap kalian sebagai saudara, meskipun kita saling berjauhan. Semoga kita selalu mendoakan satu sama lain,” ucap Linda Romauli dengan penuh haru. (ADV)