Kaltara

Pilgub Kaltara, KPU Ajukan Rp 147 Miliar

TIMURMEDIA.COM – Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Utara yang dihelat pada 2020, mulai dipersiapkan Komisi Pemilihan Umum Kaltara.

Salah satunya melakukan penyusunan anggaran pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur untuk kedua kalinya.

Informasi itu disampaikan Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kaltara, Hariyadi Hamid, belum lama ini.

Ia menjelaskan anggaran perhelatan pesta demokrasi itu sudah disampaikan ke Pemprov Kaltara.

“Kami mengajukan dua tahun berjalan. 2019 untuk tahapan persiapan dan 2020 untuk tahapan pelaksanaan,” terang Hariadi.

Ia memaparkan anggaran yang diusulkan sekira Rp 147 miliar. Jumlah itu dinilai sebagai kebutuhan ideal dengan mempertimbangan nilai barang tertinggi dan berpatokan pada satuan yang ditetapkan Pemprov Kaltara.

Misal, ujar Hariadi, kertas dengan kualitas terbaik. Begitu juga banner yang terbaik.

Selain itu, pihaknya juga menganggarkan program sosialisasi menjangkau semua segmen pemilih. Termasuk anggaran untuk rapat koordinasi mematangkan persiapan yang dilakukan KPU RI dan daerah.

Menurutnya, kemungkinan berkurangnya anggaran yang akan disetujui bisa saja terjadi, jika Pemprov Kaltara memandang tidak perlu menggunakan standar barang dengan kualitas tertinggi.

“Selain itu, anggaran bisa berkurang apabila ada regulasi baru terkait jumlah tempat pemungutan suara,” ujarnya.

Saat ini, KPU masih berpatokkan pada jumlah TPS Pemilu Presiden dan Pileg 2019 dengan jumlah mencapai 2.184 TPS di seluruh Kaltara.

Sedangkan, untuk tahapan Pilgub Kaltara, Hariyadi belum bisa memberi penjelasan rinci karena pihaknya masih menunggu keputusan dari KPU RI.

Informasi yang diperolehnya, saat ini tahapan pemilu serentak 2020 masih dalam bentuk draf peraturan KPU yang harus melalui proses persetujuan.

Draf PKPU tersebut, nantinya ditindaklanjuti dengan tahapan uji publik. Hasilnya disampaikan ke DPR RI untuk disetujui.

“Jika mengacu pada prediksi tahapan pilkada yang akan dimulai September tahun ini, dengan agenda peluncuran, Hariyadi memperkirakan paling lambat Agustus mendatang PKPU yang mengatur tahapan pilkada sudah rampung,” jelasnya.

Menurut Hariyadi, PKPU nanti akan mengatur tahapan pilkada mulai dari persiapan hingga tahapan akhir. Seperti penyusunan anggaran, tahapan penyusunan legal drafting atau penyusunan aturan.

Kemudian tahapan sosialisasi, pembentukan PPK dan PPS, pendaftaran calon independen, pendaftaran calon dari parpol dan tahapan lain.

Penulis: Rahmat
Editor: Kahar

Most Popular

To Top