Perkimtan PPU Fokus Kaji Site Plan Perumahan MBR di Benuo Taka

Timur Media, Penajam – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat kajian teknis terhadap sejumlah rencana tata ruang (site plan) perumahan di Benuo Taka. Kebutuhan hunian yang meningkat, terutama untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), menjadi fokus utama dalam proses tersebut.
Kepala Bidang Perumahan, Pemukiman, dan Pertamanan Perkimtan PPU, Khairil Achmad, menyatakan bahwa hingga September 2024 instansinya telah menerima dan mengkaji lebih dari 10 proposal pengembangan perumahan. Sebagian besar proposal tersebut diperuntukkan bagi segmen MBR.
Menurutnya, tren pasar saat ini masih menunjukkan bahwa pengembang cenderung mengutamakan rumah bersubsidi. Hal ini dipengaruhi oleh tingginya kebutuhan serta dukungan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari pemerintah pusat.
“Mayoritas pengembang saat ini masih fokus pada pembangunan rumah bersubsidi untuk MBR,” jelas Khairil.
Meski begitu, Khairil menuturkan bahwa hingga kini belum ada rencana atau proposal yang masuk dari pengembang besar. Proyek-proyek skala besar dari pengembang nasional masih absen dalam portofolio perizinan PPU.
“Sejauh ini belum ada pengajuan site plan untuk proyek perumahan besar dari pengembang seperti Citraland atau Agung Podomoro,” tambahnya.
Kajian teknis yang dilakukan Perkimtan, lanjut Khairil, merupakan komponen penting dalam proses perizinan sebelum proyek diajukan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Semua data dan dokumen harus sesuai dengan standar tata ruang dan kriteria teknis bangunan.
“Sipesan sangat membantu dalam mempersingkat alur perizinan,” ungkapnya.
Setiap proposal akan dinilai secara menyeluruh, termasuk aspek aksesibilitas, kelayakan lahan, kepadatan bangunan, hingga kesesuaian terhadap rencana tata ruang wilayah. Setelah kajian selesai, keputusan persetujuan akan segera dikeluarkan.
“Jika semua syarat terpenuhi, kami akan segera memberikan persetujuan,” tutupnya. (ADV/No)