Penjabat Bupati PPU Hadiri Peresmian Mayapada Hospital Nusantara

Timur Media, Penajam – Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin, turut menghadiri momen penting dalam sejarah pengembangan layanan kesehatan di Ibukota Negara (IKN) Nusantara. Pada Jumat, 11 Oktober 2024, Presiden Joko Widodo meresmikan Mayapada Hospital Nusantara, rumah sakit modern yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan kesehatan di kawasan IKN, Kecamatan Sepaku.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa kehadiran Mayapada Hospital Nusantara tidak hanya sebatas fasilitas medis, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan berstandar internasional. Rumah sakit ini bekerja sama dengan Apollo Hospitals dari India, salah satu jaringan rumah sakit terkemuka di dunia, untuk memastikan bahwa fasilitas yang diberikan memiliki kualitas terbaik.
“Saya mengapresiasi kontribusi Mayapada Group dalam membangun kepercayaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan investor yang ingin berinvestasi di Nusantara,” kata Jokowi.
Mayapada Hospital Nusantara dibangun di atas lahan seluas 1,1 hektare dan dirancang untuk memiliki kapasitas hingga 200 tempat tidur. Dengan teknologi medis canggih dan tenaga medis berkualifikasi internasional, rumah sakit ini siap melayani berbagai layanan kesehatan, termasuk jaminan kesehatan dari BPJS, BPJS Ketenagakerjaan, hingga asuransi dari perusahaan domestik dan multinasional.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa rumah sakit ini akan menjadi simbol kepercayaan yang diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan di kawasan IKN.
Penjabat Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin, menyambut positif kehadiran rumah sakit ini. Menurutnya, Mayapada Hospital Nusantara akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di PPU dan wilayah sekitarnya.
“Rumah sakit ini tidak hanya akan menjadi tempat pengobatan, tetapi juga simbol kemajuan infrastruktur kesehatan yang sejalan dengan pengembangan IKN Nusantara. Kami berharap masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih dekat dengan tempat tinggal mereka,” ujar Zainal.
Lebih jauh, Zainal Arifin menyoroti aspek desain dan pendekatan pembangunan rumah sakit yang mengutamakan keberlanjutan lingkungan. Sebanyak 20% dari area rumah sakit akan digunakan sebagai taman penyembuhan (healing garden), sebuah konsep yang bertujuan untuk mendukung proses pemulihan pasien secara holistik.
“Kami sangat menghargai langkah-langkah yang diambil dalam pembangunan ini, seperti penggunaan cahaya alami, sistem daur ulang limbah, dan pemakaian material ramah lingkungan. Ini menunjukkan komitmen Mayapada Group dalam menciptakan fasilitas yang berkelanjutan dan mendukung lingkungan,” katanya.
Rumah sakit ini juga didesain dengan mempertimbangkan aksesibilitas untuk semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok yang membutuhkan pelayanan medis dengan penjaminan kesehatan.
Dengan berbagai fasilitas modern dan ruang rawat yang nyaman, Zainal berharap rumah sakit ini dapat menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan layanan kesehatan di IKN, serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di kawasan tersebut.
Kehadiran Mayapada Hospital Nusantara di IKN juga diharapkan dapat membuka peluang baru di bidang kesehatan, mulai dari lapangan pekerjaan hingga kesempatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan tenaga medis di wilayah tersebut. Zainal optimis bahwa inisiatif ini akan memperkuat fondasi pelayanan kesehatan yang lebih baik di masa depan.
“Kami yakin rumah sakit ini akan menjadi aset penting yang akan menciptakan dampak positif bagi masyarakat luas, serta mempermudah akses kesehatan bagi semua orang,” pungkasnya. (ADV)