Pendidikan Jadi Pilar Utama, HARDIKNAS 2026 di PPU Berlangsung Khidmat

Timur Media, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 dengan penuh khidmat di halaman depan Kantor Bupati PPU, Senin (4/5/2026).

Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor bertindak selaku inspektur upacara dan memimpin langsung jalannya Hadiknas yang diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur.

Tampak hadir dalam upacara Peringatan Hardiknas Tahun 2026 tersebut, Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPu, kepala perangkat daerah, serta pelajar dan tenaga pendidik.

Upacara tersebut berlangsung tertib dan lancar, dirangkai dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, serta Undang-Undang Dasar 1945. Momentum ini menjadi wujud penghormatan terhadap jasa para tokoh pendidikan sekaligus pengingat akan pentingnya peran pendidikan dalam pembangunan bangsa.

Dalam amanatnya, Bupati PPU, Mudyat Noor mengatakan bahwa peringatan Hardiknas Tahun 2026 ini merupakan momentum refleksi untuk meneguhkan kembali komitmen dalam memajukan pendidikan nasional.

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk kita melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional,” ujar Mudyat Noor saat membacakan sambutan Mentri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen).

Ia juga menyampaikan bahwa pendidikan pada hakikatnya merupakan proses memanusiakan manusia yang dilaksanakan dengan penuh ketulusan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap potensi setiap individu. Nilai-nilai pendidikan yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara, yakni asah, asih, dan asuh, kembali ditegaskan sebagai landasan utama dalam sistem pendidikan nasional.

Pemerintah, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai kebijakan strategis. Di antaranya penerapan pembelajaran mendalam (deep learning), peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, serta perluasan akses pendidikan yang merata dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati PPU juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas di Kabupaten PPU.

“Pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, kuat, dan berdaya saing. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama semua pihak untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang baik dan berkelanjutan,” Tegasnya

Di penghujung amanatnya, Mudyat Noor juga mengajak seluruh insan pendidikan di PPU untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter sebagai fondasi utama.

” Mari kita perkuat kerjasama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju dan bermartabat” Pungkasnya (DiskominfoPPU)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page