Pemkot Revitalisasi Bendali untuk Kurangi Risiko Banjir

Balikpapan — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terus memperkuat upaya penanggulangan banjir dengan merevitalisasi sejumlah bendungan pengendali (bendali).
Kepala Bidang Sumber Daya Air DPU Balikpapan, Jen Supriyanto, mengatakan bendali yang menjadi prioritas tahun ini meliputi Bendali 5 dan Embung Aji Raden.
“Untuk Bendali 5 dan Embung Aji Raden, saat ini masih dalam proses pembebasan lahan. Khusus Embung Aji Raden, masih ada sekitar 70 hektar yang belum tuntas,” ujarnya, Jumat (29/8/2025).
Selain itu, sejumlah bendali lain juga menjadi perhatian, di antaranya Bendali 1 dan 2 di kawasan Regensi, Bendali 3 dan 4 di kawasan BJ-BJ, serta Bendali Wonorejo. Pemkot juga mengelola bendali berukuran kecil di area perumahan.
“Kami sudah merevitalisasi beberapa bendali, seperti Bendali Boulevard Balikpapan Baru. Saat ini, yang sedang dikerjakan adalah Bendali Gang Kantil yang outlet-nya terhubung ke DAS Ampal,” kata Jen.
DPU juga membangun saluran dari tengah Boulevard menuju Bendali Gang Kantil, serta memperlebar saluran di sisi kiri Jalan Beler untuk mengurangi genangan di kawasan Pos 10.
“Dari Jalan Beler ke arah inlet Bendali Ampal di Balikpapan Baru, kami juga melakukan pembenahan. Tahun ini, penanganan di kawasan Inhutani mendapat alokasi anggaran sekitar Rp10 miliar,” tambahnya.
Pemkot menargetkan revitalisasi bendali dan saluran ini dapat meningkatkan kapasitas tampung air, sehingga mampu mengurangi risiko banjir di titik-titik rawan genangan.
(Man)