Pemkab PPU Salurkan Mesin Kapal dan Alat Tangkap, Dorong Peningkatan Hasil Produksi Perikanan

Timur Media, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), terus mendorong peningkatan hasil produksi perikanan tangkap melalui penyaluran bantuan alat tangkap ikan kepada nelayan. Bantuan berupa mesin kapal dan berbagai jenis alat tangkap tersebut diharapkan dapat menunjang produktivitas nelayan sekaligus memperkuat pasokan pangan dari sektor perikanan.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan PPU, Nani Adriana, mengatakan pemerintah daerah secara berkala mengalokasikan anggaran untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana usaha nelayan.
“Pemerintah kabupaten selalu mengalokasikan dana untuk bantuan kepada nelayan,” ujar Nani.
Pada 2026, Pemkab PPU menyalurkan 32 unit mesin kapal berkapasitas 24 PK kepada nelayan di Kelurahan Nenang dan Kelurahan Penajam. Selain itu, sebanyak 360 unit alat tangkap ikan jenis bubu diberikan kepada nelayan di wilayah Kelurahan Nenang. Dan juga bantuan berupa jaring udang dan jaring ikan juga diberikan kepada nelayan di Kecamatan Babulu, Waru, dan Penajam.
Menurut Nani, dukungan sarana penangkapan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu nelayan meningkatkan kemampuan operasional dan hasil tangkapan. Dengan peralatan yang memadai, nelayan diharapkan dapat menjalankan usaha perikanan secara lebih produktif.
PPU memiliki potensi perikanan tangkap yang didukung wilayah pesisir dengan garis pantai sepanjang 272 kilometer. Potensi tersebut menjadi salah satu modal daerah dalam menjaga ketersediaan hasil perikanan, terlebih PPU berada di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Berdasarkan data yang disampaikan Dinas Perikanan PPU, daerah ini memiliki 2.902 nelayan yang tergabung dalam 367 kelompok. Jumlah kapal nelayan dengan berbagai ukuran tercatat mencapai 2.505 unit.
Dari sisi produksi, hasil perikanan tangkap PPU pada 2025 mencapai 6.672 ton, meningkat 66 ton dibandingkan 2024 yang tercatat sebanyak 6.606 ton.
Pada 2026, pemerintah daerah menargetkan produksi ikan tangkap mencapai 6.740 ton. Hingga Juni 2026, realisasi produksi telah mencapai 3.670 ton.
Nani optimistis target tersebut dapat tercapai dengan mempertimbangkan potensi produksi pada semester kedua tahun ini.
“Pendataan terakhir pada Juni 2026 tercatat hasil ikan tangkap nelayan 3.670 ton dan optimistis periode Juli-Desember 2026 target itu tercapai,” katanya.
Melalui dukungan sarana penangkapan dan penguatan produktivitas nelayan, Pemkab PPU berharap sektor perikanan tangkap terus berkembang. Selain mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan, produksi yang terjaga juga berpotensi memperkuat ketersediaan ikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat PPU, IKN, dan wilayah sekitarnya.