Pemkab PPU Perkuat Sinergi Lintas Sektor Percepat Eliminasi TBC

Timur Media, Penajam– Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Kesehatan menggelar Koordinasi Lintas Sektor Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) sekaligus pembahasan Rencana Aksi Daerah (RAD) TBC, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati PPU ini dihadiri Asisten I Setda PPU, Plt. Kepala Dinas Kesehatan PPU, Ketua Forum Kabupaten Sehat, unsur Forkopimda, perwakilan PKK, Kementerian Agama, BAZNAS, pimpinan OPD, kepala desa, dan kepala puskesmas se-PPU.

Koordinasi tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus menyelaraskan peran masing-masing pihak dalam mempercepat penanggulangan dan eliminasi TBC di Kabupaten PPU.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan PPU Lukasiwan Eddy Saputro mengatakan, TBC masih menjadi persoalan kesehatan yang membutuhkan penanganan bersama. Karena itu, upaya pencegahan, penemuan kasus, pengobatan, hingga pengendalian penularan harus diperkuat.

“Penanggulangan TBC bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh sektor, termasuk dalam aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan pemenuhan nutrisi pasien,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Dinas Kesehatan bersama Bapelitbang dan instansi terkait telah menyusun rancangan RAD TBC yang memuat program, target, serta pembagian peran lintas sektor.

Rancangan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan untuk diusulkan sebagai Peraturan Bupati.

Selain RAD, Dinas Kesehatan juga mendorong pembentukan Desa Siaga TBC sebagai upaya memperkuat penanggulangan berbasis masyarakat. Hingga Agustus 2026, Desa Giri Mukti dan Desa Babulu Darat telah mencanangkan Desa Siaga TBC pada 10 Agustus 2026.

Sementara itu, Asisten I Setda PPU Nicko Herlambang yang mewakili Bupati PPU menekankan pentingnya deteksi dini dalam memutus mata rantai penularan TBC.

Menurutnya, masih ada masyarakat yang belum menyadari dirinya terinfeksi TBC sehingga pemeriksaan dan edukasi perlu terus ditingkatkan, termasuk di lingkungan perkantoran dan masyarakat.

“Harapan kita, fase pendeteksian dini ini bisa berlangsung lebih cepat,” ucapnya.

Nicko juga mendorong penguatan koordinasi dengan Otorita IKN mengingat posisi PPU yang berada di sekitar kawasan IKN dan memiliki mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.

Melalui penguatan koordinasi lintas sektor, penyusunan RAD, serta pembentukan Desa Siaga TBC, Pemkab PPU berkomitmen mempercepat deteksi, pengobatan, dan pencegahan penularan TBC secara terpadu dan berkelanjutan. (red)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page