AdvBalikpapanDPRD Balikpapan

Pelaku Usaha Retail, Belum Kantongi Izin

Reporter: Taufik Hidayat | Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP). Bersama Dinas Perdagangan serta beberapa retail usaha seperti swalayan, minimarket, hingga pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Yang di rencanakan oleh Parlemen Komisi II, Hal ini menyangkut tentang Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2016. Yang mana menurut laporan dari masyarakat masih banyak pelanggaran dalam pelaksanaannya Senin 19/04/2021.

Mieke Henny, selaku Anggota Komisi II membeberkan bahwa ada 163 pelaku usaha retail di Balikpapan kedapatan belum mengurus surat ijin usaha. “Dari 234 pelaku usaha retail di sini, 71 baru mengurus surat ijinnya. Sementara 163 boleh dikatakan tanda tanya tidak ada ijinnya itu menjadi catatan kami,” ujarnya.

Menurutnya, melihat Perda Nomor 4 Tahun 2016 itu, 163 pelaku usaha yang belum memiliki izin usaha. Sebagian dari mereka sementara taat perda tersebut justru pelaku usaha lokal Balikpapan. “Kami sudah memberikan perda tersebut, sudah kuat tolong diikuti. kami akan berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.” Tuturnya.

Ia mengkritik lemahnya pengawasan instansi pemerintah kota, dianggapnya lalai memonitoring peraturan yang berlaku. Atas kejadian ini, Komisi II akan kembali melakukan pertemuan dengan dinas terkait. Seperti Dinas Perizinan dan juga Satpol PP, agar tidak terjadi potensi tebang pilih dalam penegakan perda yang dimaksud.

“Kami harus betul-betul melakukan kegiatan ini karena ini adalah Perda.” Tegasnya.

Komisi II juga meminta agar pelaku usaha seperti swalayan, minimarket atau retail lainnya turut memfasilitasi kepentingan UMKM. Seharusnya mereka memberikan space berjualan secara gratis. Selain itu, pemberdayaan masyarakat sekitar juga harus berdampak positif dengan adanya CSR, dan juga tenaga kerja di area sekitar.

“Beliau berjanji, Dinas perdagangan akan menyurati besok untuk masalah perijinan ini. Jadi tentang limbah, tentang akomodir masyarakat, parkir, kita bicarakan semua UMKM CSR dan sebagainya,” sambung
Mieke Henny.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button