Pasar Segiri Samarinda Pakai Sistem Pengelolaan Limbah Modern

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan menerapkan inovasi terbaru di Pasar Segiri. Terobosoan itu akan diterapkan pada sistem pengelolaan limbah modern ramah lingkungan. Hal ini terungkap Kamis (24/5/2025) di Teras Anjungan Karangmumus, Gedung Balai Kota Samarinda, saat rapat koordinasi mengenai Encana renovasi Pasar Segiri.

Kata Walikota Samarinda Andi Harun, dengan sistem ini, Pemkot Samarinda ingin memastikan aktivitas Pasar Segiri tidak mencemari lingkungan sekitar. Pun untuk mendukung upaya pengurangan sampah kota.

“Ruang pengelola pasar juga akan dilengkapi fasilitas edukasi seperti ruang penyuluhan dan sistem informasi digital yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas para pedagang dalam menghadapi era pasar yang semakin kompetitif,” ujarnya.

Andi Harun mengatakan, proyek ini tidak boleh hanya sekadar menjadi proyek fisik. Tetapi harus menjadi bagian dari transformasi budaya pengelolaan pasar.

“Kalau dulu kita mengenal pasar itu semrawut dan kotor. Maka sekarang kita ubah narasi itu. Pasar Segiri akan kita bangun sebagai ruang ekonomi rakyat yang modern, tertata, dan membanggakan,” ucapnya.

Andi Harun memaparkan, ada dua konsep desain awal renovasi Pasar Segiri. Fokus utama dari rencana ini bukan sekadar mempercantik fisik bangunan melainkan menghadirkan ruang publik yang tertib, aman, dan berkelanjutan.

“Pasar bukan hanya tempat jual beli, tapi denyut nadi ekonomi rakyat. Kita ingin Pasar Segiri menjadi simbol kemajuan, tanpa kehilangan ruh kerakyatannya,” ungkapnya.

Renovasi ini, lanjut Andi Harun, menitikberatkan pada efisiensi tata ruang dan fasilitas pendukung. Setiap kios akan ditata ulang agar lebih proporsional. Yakni dengan pemisahan yang jelas antara area basah dan kering. Disamping itu, area bongkar muat dan parkir akan ditata agar tidak lagi menyebabkan kemacetan.

Aspek keamanan juga menjadi perhatian serius. Nantinya, pasar akan dilengkapi Closed Circuit Television (CCTV), pos jaga, serta jalur darurat yang memungkinkan akses kendaraan pemadam kebakaran jika terjadi insiden.

Makanya, Andi Harun menegaskan, semua ini dilakukan untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi pengunjung dan pedagang. “Kita tidak hanya bicara estetika, tapi juga soal kenyamanan dan keselamatan. Semua pihak Pasar Segiri ini harus bisa menampung aktivitas ekonomi, edukasi, dan pelayanan publik dalam satu kawasan yang terintegrasi,” tutupnya. (TM/Adv/DiskominfoSamarinda)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page