Nanang Ali Sarankan Saluran Irigasi Primer Dimaksimalkan untuk Cadangan Air Lahan Pertanian

Timur Media, Penajam – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Nanang Ali menyarankan Pemerintah Kabupaten dalah hal ini Dinas Pertanian (Distan) PPU untuk memaksimalkan saluran irigasi primer atau saluran induk sebagai penampungan cadangan air untuk lahan pertanian di Kecamatan Babulu.
Sebab menurut penilaian Nanang Ali, lahan pertanian yang sekarang ada hanya mengandalkan tadah air hujan. Sehingga diperlukan cadangan air untuk mengantisipasi krisis air saat musim kemarau.
“Ada beberapa alternatif untuk cadangan air, yakni pemanfaatan embung dan saluran irigasi primer,” kata Nanang Ali, Senin, 30 September 2024.
Lebih lanjut Nanang Ali mengatakan, jika ingin memanfaatkan salauran irigasi induk, diperlukan pembangunan pintu air di beberapa titik pada saluran irigasi primer. Pintu air nantinya untuk pengendalian aliran air ketika musim hujan.
“Saluran irigasi primer harus dibuatkan pintu-pintu air, saat hujan bisa menampung air. Kalau masuk musim kering, bisa digunakan air tersebut dengan menggunakan pompanisasi,” terangnya.
Nanang Ali menekankan pemanfaatan saluran irigasi primer sebagai penampungan cadangan air untuk lahan pertanian merupakan solusi jangka pendek. Sebab, untuk mengatasi persoalan pengairan lahan pertanian di Kecamatan Babulu yang merupakan salah satu wilayah lumbung padi di Kalimantan Timur (Kaltim), diperlukan realisasi pembangunan Bendung Sungai Telake di Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser.
Pemerintah pusat diharapkan segera mewujudkan pembangunan Bendung Sungai Telak, sehingga infrastruktur pertanian tersebut akan mengairi lahan pertanian di PPU dan Paser.
“Kami sangat berharap Bendung Sungai Telake cepat direalisasikan oleh pemerintah pusat. Kalau bendung itu direalisasikan, maka lahan pertanian di Kecamatan Babulu akan lebih berkembang, utamanya dari sisi peningkatan hasil panen maupun potensi perluasan lahan pertanian,” pungkasnya. (ADV)