Mudyat Target Lima Kursi Kepala OPD PPU Yang Kosong Terisi Di Oktober

Timur Media, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan pengisian lima jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama atau kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong rampung pada Oktober 2026. Setelah beberapa waktu lalu dilakukan proses seleksi JPT.
Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan, proses pengisian jabatan tersebut kini menunggu laporan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terkait rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang telah diterbitkan.
“Yang hasil yang ini kan sudah terbit rekomendasinya dari BKN. Belum dilaporkan sama aku, aku nunggu nih,” kata Mudyat, Rabu (30/9/2026).
Menurut Mudyat, rekomendasi BKN menjadi salah satu tahapan penting sebelum pemerintah daerah menetapkan pejabat yang akan mengisi lima jabatan tersebut.
Semula, pengisian lima JPT Pratama itu ditargetkan paling lambat November 2026. Namun, memasuki Oktober, Mudyat meminta proses tersebut dipercepat agar jabatan yang kosong segera terisi.
“Paling lambat rencananya November. Ini sudah masuk Oktober ya. Kita upayakan di Oktober lah. Kan makin cepat makin baik,” ujarnya.
Setelah kepala OPD ditetapkan, Pemkab PPU akan melanjutkan penataan jabatan di bawahnya. Mudyat mengatakan, penataan tersebut perlu menyesuaikan dengan kepala perangkat daerah yang baru.
“Kalau di bawahnya pasti nanti, kepala dulu. Baru nanti yang di bawah karena kan harus ada penyesuaian antara kepala SKPD dengan bawahannya,” jelasnya.
Mudyat mengatakan, penataan jajaran OPD tidak hanya berkaitan dengan struktur organisasi, tetapi juga pola kerja dan koordinasi dalam menjalankan program pemerintah daerah.
Ia berharap kepala OPD nantinya dapat membangun tim kerja yang solid sehingga program perangkat daerah dapat berjalan efektif.
“Saya mencoba menerapkan sistem. Kepala SKPD itu bertanggung jawab terhadap SKPD yang dia pimpin, bagaimana dia merasa nyaman dengan bawahannya yang bisa diajak bekerja sama,” pungkasnya. (ADV)