Meningkat Hasil Pertanian, DPRD PPU Dorong Pembangunan Irigasi Pertanian di Babulu

Timur Media,  Penajam – Dengan luas lahan produktif mencapai 13.127 hektare, Kecamatan Babulu di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memiliki potensi besar sebagai salah satu lumbung padi di Kalimantan Timur (Kaltim), dapat mendukung swasembada pangan yang tertuang dalam Atsa Cita Presiden Prabowo.

Namun, menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD PPU, Sujiati ,pemanfaatan lahan pertanian di Babulu masih terkendala infrastruktur pendukung yang belum memadai.

Lebih lanjut, Sujiati mengatakan jika dukungan infrastruktur memadai, terutama sistem irigasi, produksi pertanian di Babulu bisa lebih optimal. Menurutnya,.

“Babulu memiliki peran strategis, tidak hanya untuk ketahanan pangan nasional, tetapi juga dalam menopang kebutuhan pangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sayangnya, masih ada kendala infrastruktur yang menghambat pemanfaatan lahan secara maksimal,” ujar Sujiati, Kamis (6/3/2025).

Rencana pembangunan Bendung Gerak Sungai Telake di Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, dapat menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut

Bendung Gerak Sungai Telake sudah lama direncanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Pemerintah Provinsi Kaltim. Namun, hingga kini proyek tersebut belum terealisasi. Jika dibangun, bendung ini tidak hanya akan mengairi lahan pertanian di PPU tetapi juga di Kabupaten Paser, sehingga meningkatkan ketahanan pangan daerah.

“Saya berharap pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan bendung tersebut agar pertanian di Babulu bisa berkembang lebih pesat,” tambahnya.

Dengan adanya infrastruktur yang memadai, wilayah ini dapat berperan lebih besar dalam mendukung program swasembada pangan nasional serta memenuhi kebutuhan pangan bagi IKN di masa depan.(ADV)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page