Mangkrak, DPRD PPU Minta Pembangunan Bendungan Sungai Lawe-lawe Dilanjutkan

Timur Media, Penajam – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meminta Pemerintah daerah agar melanjutkan pembangunan Bendungan Sungai Lawe-lawe.

Pembangunan Sungai Lawe-lawe yang berada di Kelurahan Lawe-lawe, Kecamatan Penajam dihentikan pada 2017 lalu dengan alasan pemerintah setempat mengalami defisit anggaran.

“Pemerintah daerah harus segera mencari jalan keluarnya, agar pembangunan ini (Bendungan Sungai Lawe-lawe) dapat segera dilanjutkan,” kata Anggota DPRD PPU Adjie Noval Endyar, Jum’at (17/05).

Hingga kini infrastruktur penampungan air baku Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka tak kunjung dilanjutkan pembangunannya. Sedangkan, pembangunan bendungan tersebut telah menghabiskan anggaran daerah mencapai ratusan miliar.

“Pembangunan bendungan tersebut dibangun oleh pemerintah bertujuan untuk meningkatkan cakupan pelayanan air bersih. Tetapi hingga kini pembangunannya belum rampung sehingga belum memberikan dampak besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah setempat dapat segera melanjutkan pembangunan bendungan tersebut di tahun anggaran 2025 mendatang dan menyarankan menggunakan skema tahun jamak.

“Dikhawatirkan bangunan bendungan yang ada saat ini mengalami kerusakan dan pasti akan membutuhkan anggaran yang lebih besar lagi,” pungkasnya. (Adv)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page