Ibu Kota Baru

Luas Ibu Kota Baru Bertambah

TimurMedia

Adi Kustaman Sekretaris Kecamatan Sepaku ( Foto : Teguh)

Reporter : Teguh | Editor : Faisal. R

TimurMedia, Penajam– Luasan lahan untuk kawasan ibu kota negara baru di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur, bertambah sekisar 76.000 hektare, sehingga luasnya menjadi lebih kurang 256.000 hektare yang sebelumnya hanya sekitar 180.000 hektare.

Adi Kustaman, Sekretaris Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara,  saat diwawancarai di Penajam, Jumat kemarin, memastikan luasan kawasan ibu kota negara baru bertambah menjadi lebih kurang 256.000 dari awalnya sekitar 180.000 hektare.

“Tim Kanwil BPN (Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional) Pusat telah melakukan survei sekitar tiga pekan lalu, terkait penambahan luasan kawasan ibu kota negara baru itu,” ungkapnya.

Sebelumnya dua wilayah di Kecamatan Sepaku hanya sebagian yang masuk kedalam kawasan Ibu Kota Negara Baru, kini masuk secara keseluruhan sebagai lokasi proyek pembangunan ibu kota negara Indonesia baru tersebut.

“Kelurahan Sepaku serta Desa Bukit Raya yang sebelumnya hanya sebagian masuk lokasi ibu kota negara, sekarang secara keseluruhan menjadi lokasi ibu kota baru,” ujar Adi Kustaman.

Sementara, menurut Adi Kusataman dua wilayah di Kecamatan Sepaku, yakni Desa Wonosari dan Kelurahan Mentawir, yang sebelumnya tidak masuk sebagai lokasi ibu kota baru, kini masuk menjadi lokasi pembangunan ibu kota negara.

Seluruh masyarakat di wilayah Kecamatan Sepaku, dipastikan Adi Kustaman telah mengetahui rencana pemindahan dan pembangunan ibu kota negara Indonesia yang baru tersebut.

“Rencana pemindahan dan pembanguna, serta penambahan kawasan ibu kota negara yang mencakup Desa Wonosari dan Kelurahan Mentawir, serta sebagian Kelurahah Pemaluan dan Telemow sudah diketahui oleh warga ” tegas Adi Kustaman.

Luasan kawasan ibu kota negara indonesia yang baru tersebut menjadi bertambah lanjut nya, ada kepentingan pemerintah pusat terkait akses pendekat ke daerah penyangga ibu kota negara yaitu Kota Balikpapan.

Total luasan kawasan pembangunan ibu kota negara saat ini mencapai lebih kurang 256.000 hektare, dengan kawasan inti sekitar 56.000 hektare dan kawasan pemerintahan sekisar 5.600 hektare.

Most Popular

To Top