Lewat Kelas Intensif Kepustakawanan, Dispusip PPU Dorong Pustakawan Lebih Inovatif Kembangkan Layanan Perpustakaan

Timur Media, Penajam – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong peningkatan kompetensi tenaga kepustakawanan agar mampu menghadirkan layanan perpustakaan yang lebih kreatif, interaktif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui Kelas Intensif Kepustakawanan Tahun 2026 yang ditutup dengan kegiatan Library Role Play and Innovation Showcase di Ruang Teater Mini Gedung Dispusip PPU, Jumat (6/11/2026).

Pada kegiatan penutup tersebut, peserta mendapat kesempatan mempraktikkan kemampuan pelayanan sekaligus mempresentasikan gagasan inovasi untuk pengembangan perpustakaan. Sejumlah simulasi diperagakan guna mengasah keterampilan pustakawan dalam membangun komunikasi dan memberikan pelayanan yang lebih menarik kepada pemustaka.

Tidak hanya berfokus pada pemahaman teori, peserta juga ditantang menghasilkan ide-ide kreatif yang dapat diterapkan dalam pengelolaan perpustakaan di lingkungan kerja masing-masing.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.15 hingga 11.30 WITA itu dipandu Rusmini, dengan menghadirkan M. Bijak Ilhamdani dan Dr. Indrayani, S.Pd., M.Pd. sebagai penanggap ahli. Keduanya memberikan penilaian sekaligus masukan terhadap praktik pelayanan dan inovasi yang dipresentasikan peserta.

Penguatan keterampilan melalui simulasi dan presentasi tersebut menjadi bagian dari upaya Dispusip PPU meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kepustakawanan. Sebab, keberadaan perpustakaan tidak cukup hanya ditunjang koleksi buku dan fasilitas, tetapi juga membutuhkan tenaga pengelola yang mampu mengembangkan pelayanan sesuai perkembangan kebutuhan masyarakat.

Rangkaian pelatihan kemudian dilanjutkan dengan pemberian umpan balik, tes akhir, evaluasi, dan refleksi pembelajaran. Peserta juga menyusun komitmen tindak lanjut sebagai bentuk kesiapan menerapkan pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh selama pelatihan.

Selain itu, apresiasi melalui Library Challenge & Innovation Showcase diberikan untuk menghargai kreativitas, partisipasi, dan gagasan inovatif yang dihasilkan peserta.

Melalui kegiatan tersebut, Dispusip PPU berharap tenaga kepustakawanan semakin adaptif dalam menghadapi perubahan pola masyarakat mengakses informasi. Pustakawan dituntut tidak hanya menjalankan tugas pengelolaan koleksi dan administrasi, tetapi juga mampu menciptakan program literasi serta pelayanan yang mendorong keterlibatan masyarakat.

Pengembangan layanan perpustakaan sekolah, desa, dan kelurahan menjadi salah satu sasaran penerapan hasil pelatihan. Dengan pengelolaan yang lebih inovatif, perpustakaan diharapkan berkembang menjadi ruang belajar, pusat informasi, sekaligus tempat masyarakat berbagi pengetahuan dan mengembangkan kreativitas.

Penguatan kapasitas pustakawan ini menjadi salah satu langkah Dispusip PPU dalam membangun ekosistem literasi yang lebih aktif dan mudah diakses. Dengan demikian, perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga mampu memberikan manfaat lebih luas bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Penajam Paser Utara. (ADV)

 

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page