DPRD Bontang

Komisi III DPRD Kota Bontang Minta Ada Lembaga Khusus Awasi Aliran Sungai

TIMURMEDIA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang terus berpacu dengan waktu mengatasi banjir.

Setelah memastikan alokasi 10 persen di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang, para legislator kini mengusulkan dibentuknya lembaga khusus. Tugasnya, mengawasi kondisi terkini aliran anak sungai di Kota Taman. Usulan ini dikemukakan Abdul Malik, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan, kondisi Kota Bontang yang sempit dan aliran anak sungai yang berubah-ubah, perlu disikapi dengan seksama.

Usulan lembaga baru untuk mengawasi kondisi terkini aliran anak sungai, adalah salahsatu opsi untuk mengantisipasi banjir.

“Kalau ada lembaga khusus yang menangani ni, kinerja Pemerintah Kota (Pemkot, Red.) Bontang juga akan lebih mudah,” katanya.

Abdul Malik juga menyatakan, saat ini terdapat sejumlah aliran anak sungai yang mati. Akibatnya adalah terhambatnya aliran air jika intensitas hujan tinggi dan menjadi faktor penyebab banjir.

Selain itu, menurut Abdul Malik, ada juga aliran anak sungai yang belum teraliri. Sebabnya adalah pengerukan sungai yang terkendala status lahan yang masih belum jelas. “Untuk itu dibutuhkan lembaga yang khusus menangani itu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Abdul Malik berharap, Pemkot Bontang dapat memperhatikan persoalan banjir dengan lebih cermat.

“Kami harap di pemerintahan walikota baru ini dapat memperbaiki master plan terkait penanganan banjir lebih baik lagi,” tukasnya. (fa/ads)

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button