Komisi IV Minta Semua Pihak Diminta Bergerak Atasi Judol

TIMURMEDIA, SAMARINDA-“Kalau sudah sekali menang pasti mau main lagi dan lagi. Modalpun bisa dilipatgandakan tanpa mau berfikir panjang.” Demikian kata Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Syahariah Mas’ud, menanggapi fenomena judi online (judol) yang masih marak tahun ini.
“Tanpa disadari kalau permainan judi online yang merupakan program yang dibuat dan telah diatur sedemikian rupa dimuat untuk memanipulasi emosial seseorang demi meraup keuntungan pribadi sebesar-besarnya,” katanya.
Kendati pemerintah telah banyak memblokir situs jejaring judi online akan tetapi masih banyak pula yang baru dan masih berjalan. Pangsa pasar yang besar di indonesia dan mental jalan pintas mencari uang adalah alasan kenapa judi online susuah diberantas.
Oleh sebab itu pihaknya meminta pendidikan dan tokoh agama beserta orangtua untuk saling bersinergi dalam memberikan pemahaman dan pengawasan secara terus menerus agar tidak menjadi korban judi online.
“Saya minta peran orang tua khususnya, untuk memantau aktivitas anak-anaknya. Kemudian peran tokoh agama yang harus terlibat untuk memperkuat pegangan agama, agar anak muda tidak terjerumus kepada hal yang dilarang,” tandasnya. (tm/adv)