Komisi IV DPRD Kaltim: Zakat Harus Dukung Pembangunan Daerah

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Sekretaris Komisi IV Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), M. Darlis Pattalongi, mengatakan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) penting dioptimalisasi. Terutama untuk lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Dimana nanti penyalurannya dipusatkan di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim.
“Pengelolaan ZIS harus dilakukan secara maksimal. Jadi tidak hanya dari sisi penghimpunan, tetapi juga pemanfaatannya secara strategis,” jelasnya, belum lama ini.
Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, ZIS harus benar-benar bisa mendukung pembangunan di Kaltim. Makanya, pengelolaan dana tersebut perlu disinergikan dengan Corporate Social Responsibility (CSR). “Agar manfaatnya lebih luas dan terukur,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kaltim, Ahmad Nabhan, melaporkan jika potensi ZIS dari ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemprov Kaltim diperkirakan mencapai Rp 12 miliar per tahun. Namun, realisasi saat ini masih belum optimal.
“Zakat terbukti efektif dalam menurunkan angka kemiskinan. Prinsip kami adalah 3A yakni Aman secara syari, Aman secara regulasi, dan Aman untuk NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia, Red.),” paparnya.
“Dana yang masuk saat ini sebesar Rp 15 miliar, dan yang telah disalurkan mencapai Rp 13 miliar,” imbuh Ahmad Nabhan. (tm/adv)