DPRD Bontang

Komisi III DPRD Kota Bontang Tagih Janji Pemkot soal Kapal Cepat

TIMURMEDIA – Moda transportasi laut menggunakan kapal cepat, merupakan terobosan penting yang dilakukan Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Perhubungan Kota Bontang.
Dari wacana itu diketahui, rute Kota Bontang menuju Kota Palu nantinya hanya akan memakan waktu sekira 5 jam. Sementara dari Kota Bontang ke Kabupaten Mamuju, hanya sekira 8 jam.
Sebagai informasi, saat ini Dishub Kota Bontang sedang melakukan upaya agar kapal cepat milik PT Sahabat Mulia Samarinda dapat beroperasi di Pelabuhan Lhoktuan.
Rencana ini tentu saja disambut baik masyarakat Kota Taman. Tak terkecuali Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bontang, Amir Tosina.
Dia menyatakan, transportasi laut dengan kapal cepat tersebut sangat penting bagi masyarakat. Terutama yang berdomisili di Sulawesi Barat, Palu, dan sekitarnya. “Saya apresiasi dan mendukung penuh untuk segera melaksanakan itu,” ucapnya.
Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya itu bahkan mendesak Dishub Kota Bontang segera merealisasikan wacana tersebut agar bisa diakses sesegera mungkin oleh masyarakat Kota Bontang yang ingin pulang kampung. “Kalau bisa jangan habis Lebaran, tapi ketika puasa seperti ini,” pintanya.
Tak hanya itu, Komisi III DPRD Kota Bontang telah memantau kapal cepat tersebut. Amir Tosina menegaskan, kondisinya sangat sesuai. Terlebih dapat menempuh waktu yang tidak terlalu lama.
Kendati biaya yang dikenakan cukup mahal, Amir Tosina yaki bahwa masyakarat akan tetap menggunakan transportasi itu.
“Kemarin Dishub Kota Bontang sampaikan ke saya, bahwa sekali penyebrangan dikenakan biaya Rp 500 ribu untuk satu orang. Wajarlah soalnya kapal ini memang luar biasa dan tampak berkelas,” bebernya. (fa/ads)
Selengkapnya...

Terkait

Back to top button