Komisi III DPRD Kaltim Apresiasi Atensi Pemprov di Dunia Olahraga

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Pahlevi, mengapresiasi langkah Pemerintah provinsi (Pemprov) Kaltim yang mulai memberi perhatian lebih pada sektor olahraga. Salah satunya di Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kaltim.

Kata Wakil Ketua Fraksi Gerinda di DPRD Kaltim ini, sejumlah sarana dan prasarana pendukung akan ditambah di sana. Langkah ini, lanjutnya, sangat tepat sebagai investasi jangka panjang. Terutama untuk mencetak atlet muda berprestasi.

“Program pendidikan gratis memang penting, tapi jangan hanya dipahami sebagai bebas biaya,” katanya, saat diwawancara usai upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80, di Stadion Kadrie Oening, Komplek Gelanggang Olahraga (Gelora) Kadrie Oening, Kota Samarinda, belum lama ini.

“Yang lebih utama adalah bagaimana memastikan setelah mereka menempuh pendidikan, anak-anak kita benar-benar siap bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional,” imbuh Akhmed Reza Pahlevi.

Baginya, program Gratispol yang saat ini dijalankan Pemprov Kaltim, sangat baik sebagai upaya memberikan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa pendidikan gratis hanyalah pintu awal, bukan tujuan akhir.

“Program gratispol ini sudah sangat membantu masyarakat, terutama keluarga kurang mampu, agar anak-anak mereka tetap bisa bersekolah dan berkuliah,” paparnya.

“Tapi jangan hanya berhenti di situ. Yang lebih penting adalah bagaimana setelah mereka lulus? Apakah ada jaminan keterampilan, ada ruang kerja, dan ada pembinaan yang berkelanjutan,” timpal Akhmed Reza Pahlevi.

Ia menyatakan, pendidikan gratis harus diiringi dengan peningkatan mutu pembelajaran, keterampilan praktis, serta link and match dengan dunia industri. “Dengan demikian, lulusan sekolah tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi yang dibutuhkan pasar kerja,” tutup Akhmed Reza Pahlevi. (tm/adv)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page