Komisi I DPRD PPU Pastikan 18 Proposal Pemekaran Desa Siap Melaju ke Kemendagri

Timur Media, Penajam – Komisi I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan langkah penataan wilayah melalui pemekaran desa dan kelurahan semakin mendekati kenyataan. Setelah melalui serangkaian evaluasi, sebanyak 18 dari total 28 proposal usulan pemekaran dinyatakan memenuhi persyaratan teknis maupun administratif.

Ketua Komisi I DPRD PPU, Ishaq Rahman, menyampaikan pihaknya bersama pemerintah daerah telah bekerja keras melakukan verifikasi dokumen dan kunjungan lapangan guna memvalidasi data. Hasilnya, mayoritas proposal yang diajukan dinilai layak untuk dilanjutkan ke tahap pengajuan resmi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Proposal yang telah memenuhi syarat ini akan kami tindak lanjuti ke tahap selanjutnya, yaitu pengajuan resmi ke Kemendagri,” ujar Ishaq.

Ia menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan merampungkan dokumen pendukung seperti peta wilayah terbaru, data jumlah penduduk, serta pernyataan persetujuan masyarakat yang akan terdampak langsung oleh kebijakan pemekaran.

Menurut Ishaq, percepatan penataan wilayah ini mendesak dilakukan. Pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah yang cukup pesat membuat beberapa desa dan kelurahan harus dibagi agar pelayanan publik bisa lebih optimal.

“Usulan pemekaran wilayah penting untuk percepatan pemerataan pembangunan. Masyarakat bisa merasakan layanan publik lebih dekat dan cepat,” jelasnya.

Ishaq juga memastikan, Komisi I tidak akan mengabaikan proposal yang belum dinyatakan layak. Dari total 28 usulan, terdapat 10 proposal yang masih perlu pembenahan. Mayoritas berasal dari Kecamatan Penajam dan satu dari Babulu.

Beberapa kendala yang ditemukan antara lain permasalahan batas wilayah, kekurangan aset pendukung, serta kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi. Ishaq menegaskan, pihaknya akan terus mendampingi pihak desa dan kelurahan untuk melengkapi berkas-berkas tersebut.

“Kami tidak akan meninggalkan yang belum memenuhi syarat. Semua proposal yang masuk akan tetap kami dorong untuk tuntas,” tegasnya. (ADV)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page