Komisi I DPRD Kaltim Rapat dengan OPD, Ini yang Dibahas

TIMURMEDIA, BALIKPAPAN -menggelar rapat kerja dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Berlangsung di Ballroom Hotel Grand Jatra Balikpapan, Rabu (13/8/2025) siang tadi, OPD yang hadir di antaranya Inspektorat Daerah, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Badan Kepegawaian Daerah (BKD), serta Biro Organisasi Sekretaris Daerah (Setda) Provinsi.
Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, mengatakan rapat kerja ini bertujuan menggali informasi pelaksanaan program kerja dan rencana kegiatan 2025. Baginya, rapat kerja seperti ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD Kaltim terhadap efektivitas dan efisiensi anggaran di masing-masing OPD.
“Ada lima perangkat daerah yang kita audiensikan terkait monitoring program kegiatan, termasuk apa yang sedang dan akan dikerjakan di 2025. Kami juga ingin mengetahui hambatan yang dihadapi masing-masing OPD,” ujarnya, saat memimpin rapat kerja.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini menyatakan, proses evaluasi harus terus berjalan. Tujuannya, agar pelaksanaan kegiatan dan penggunaan anggaran benar-benar dimaksimalkan. Termasuk transisi kelembagaan. Seperti perubahan dari Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKP3A) menjadi Disdukcapil Kaltim.
“Transisi ini tentu berdampak pada perpindahan kantor. Karena itu, perlu diketahui apakah ada kendala dalam pelaksanaan program kerja maupun kelengkapan sarana dan prasarana,” ucap Salehuddin.
Ia menekankan, perencanaan realistis, transisi kelembagaan yang tertata, serta penguatan kapasitas auditor di Inspektorat, penting dilakukan sebagaiupaya mendorong tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Dengan sinergi yang dibangun melalui rapat kerja ini, kami di Komisi I berharap seluruh OPD dapat menjalankan program kerja secara maksimal, efisien, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, demi mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan pemerintahan daerah yang responsif terhadap kebutuhan warga Kaltim,” tutup Salehuddin. (*)