Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Minta Dua Perusahaan di Kubar Aktif Bangun Komunikasi ke Masyarakat

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Baba, menegaskan PT Berlian Nusantara Perkasa (BNP) dan PT Hamparan Khatulistiwa Indah (HKI) yang beroperasi di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), penting membangun komunikasi ke masyarakat.
Ia menyebut,meskipun kedua perusahaan telah memenuhi ketentuan perizinan, namun koordinasi di lapangan masih perlu diperbaiki agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Kami mengapresiasi komitmen investasi kedua perusahaan. Tapi, komunikasi antara perusahaan dan masyarakat masih perlu diperkuat. Transparansi dan koordinasi adalah kunci agar tidak terjadi gesekan di lapangan,” ujarnya, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kaltim, Selasa (7/10/2025) kemarin.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menyatakan, sebagai tindaklanjut, Komisi IV DPRD Kaltim akan menyusun jadwal kunjungan lapangan untuk meninjau langsung operasional PT BNP dan PT HKI. “Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan, serta melibatkan tokoh masyarakat dan unsur komando lokal secara aktif,” ucapnya.
“>Hasil rapat akan segera disampaikan kepada pimpinan DPRD untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme kelembagaan,” timpal Baba.
Selain itu, Bendahara Fraksi PDIP di DPRD Kaltim ini juga menegaskan, DPRD Kaltim berkomitmen untuk terus mengawal proses pembangunan dan investasi di daerah agar berjalan. “Intinya harus selaras dengan prinsip keberlanjutan, keterbukaan, dan keadilan sosial,” ungkapnya.
Sebagai informasi, PT HKI diketahui telah membangun kolam penampungan limbah dan menyatakan tidak akan membuang limbah ke sungai. Air sungai di sekitar lokasi juga dinyatakan cukup untuk digunakan oleh kedua perusahaan serta masyarakat setempat. Meski demikian, Komisi IV DPRD Kaltim meminta agar sistem tersebut dijelaskan secara rinci dan terbuka. (tm/adv)