Ketika Negara Maju Jadi Acuan Dispora untuk Prestasi Olahraga (2-Habis)
Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), mendukung kerjasama Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kaltim dan Ikatan Guru Olahraga Nasional (Igornas) Kaltim dalam mendata atlet muda.

MULAI dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan juga Sekolah Menengah Atas (SMA). “Nantinya guru olahraga di Kaltim akan diberi pelatihan bagaimana cara mendapat dan menggali atlet berpotensi untuk berprestasi itu,” ujar Rasman Rading, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Dispora Kaltim.
DBON Kaltim, urai Rasman Rading, diharapkan juga menerapkan ilmu olahraga atau sport science dalam pencarian dan pembinaan atlet usia dini. Ini penting agar atlet tidak salah dalam memilih cabang olahraga yang sesuai dengan potensinya. Keputusan yang tepat akan membantu mereka meraih sukses yang lebih besar. “Jangan sampai atlet yang harusnya atletik malah main basket,” ungkapnya.
Sebagai informasi, DBON Kaltim saat ini menaungi 14 cabang olahraga, termasuk bulutangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, menembak, wushu, karate, taekwondo, balap sepeda, atletik, renang, dayung, senam artistik, dan pencak silat.
Semua cabang olahraga ini memiliki potensi untuk memberikan banyak medali di berbagai pertandingan. Oleh karena itu, pemerintah, khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), fokus pada pengembangan olahraga ini. (nu/adv)